Katanya Ekonomi Menurun, Mengapa Masyarakat Tetap Liburan?

  • 30 Jan 2025 10:55 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Ekonomi masyarakat disebut menurun namun, usaha hiburan dan lokasi wisata justru menjamur. Tren berlibur kini seolah menjadi cara masyarakat berbelanja, dari membeli barang menjadi membeli jasa.

Saat libur panjang lalu, di sejumlah tempat dilaporkan bila kawasan wisata dipadati wisatawan, mulai dari wisata alam, hingga pusat perbelanjaan. Tak terkecuali lokasinya wisata di daerah tersembunyi atau disebut oleh masyarakat era kini hiddengems.

Budi, seorang wisatawan mengatakan jika berwisata bukan berarti ekonomi sedang baik, namun hanya memanfaatkan momen libur panjang yang jarang terjadi. Apalagi wisata yang dilakukan adalah wisata murah meriah yang sangat terjangkau.

Baginya berwisata ke pantai sudah menjadi hiburan yang menyenangkan, atau sekedar ke lokasi wisata yang biaya masuknya hanya Rp5.000-Rp10.000 saja. Namun, karena dibuat menjadi konten dalam konten medsos, hal itu seolah liburan mewah dan mahal.

"Sebenarnya bukan karena banyak duit tapi karena tanggal merah, kalau nggak merah mana bisa jalan-jalan. Kami ke air terjun Sengkuang Kepahiang, masuknya cuma lima ribu, itu aja udah seneng sekali mas, seumur-umur baru ini ke sana," kata Budi.

Pendapat Budi ternyata nyaris mirip dengan pandangan guru besar Ekonomi Universitas Indonesia Rhenaldy Kasali, ia mengatakan jika liburan bukanlah lambang kestabilan ekonomi. Masyarakat hanya melakukan liburan sebatas apa yang bisa dijangkau, dengan biaya rendah namun menyenangkan.

Dalam akun media sosialnya ia menjelaskan jika hal itu merupakan lipstik efek. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Chairman Emeritus The Estée Lauder Companies Inc Leonard Lauder saat tragedi 9/11 di Amerika Serikat (AS).

Saat itu, daya beli masyarakat turun hingga sulitnya mencari pekerjaan, Namun Lauder melihat keanehan, penjualan lisptik justru meningkat. Ternyata lisptik merupakan barang murah untuk tetap tampil elegan dan terlihat mewah dikala hidup susah, sebagai sarana menghibur diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....