Token Listrik Tidak Hangus Walau Belum Habis

  • 07 Jan 2025 11:16 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Muncul isu jika token listrik yang dibeli saat diskon tarifnlistrik 50% selama bulan Januari dan Februari akan hangus jika tidak habis. Sehingga masyarakat dinilai percuma membeli token terlalu banyak atau maksimal.

Nyatanya hal itu dibantah oleh pihak PLN. Melalui akun resmi media sosial PLN dengan nama PLN Mobile, disebut-sebut jika token tidak akan hangus, selagi masih bersisa.

Hal ini diamini oleh instalatir listrik, Bayu, ia mengatakan jika sudah terinput pada meteran listrik, maka token akan bisa terus digunakan selagi masih ada isinya. Artinya meskipun diskon bisa dibeli selama dua bulan, namun bagi pelanggan prabayar bisa menikmatinya hingga empat bulan, jika memang kWh masih cukup.

"Lah kan kita belinya normal tapi di kasih dua kali lipat. Misal selama ini beli 100 dapat 62kwh, jadi dapat 125 Kwh, kan double," kata Bayu.

Ia bahkan menambahkan seandainya pemerintah menaikkan tarif listrik, maka tidak akan merubah jumlah token yang sudah terisi. Kenaikan hanya akan dirasakan saat membeli kembali token listrik saat ketetapan tarif listrik baru ditetapkan.

Adapun rincian batas maksimal pembelian token listrik diskon per bulan untuk setiap golongan tarif :

1. Tarif 450 VA : Maksimal 720 jam nyala atau setara 324 kWh. Dengan tarif listrik Rp 415 per kWh x 324 kWh jadi Rp 134.460 dan diskon maksimal Rp 67 ribu per bulan.

2. Tarif 900 VA : Maksimal 720 jam nyala atau setara 648 kWh. Tarif listrik Rp 1.352 per kWh x 648 kWh = Rp 876.096 dan diskon maksimal Rp 438 ribu per bulan.

3. Tarif 1.300 VA : Maksimal 720 jam nyala atau setara 936 kWh. Tarif listrik Rp 1.444 per kWh x 936 kWh = Rp 1,35 juta dan diskon maksimal Rp 676 ribu per bulan.

Sementara pengguna listrik pascabayar atau bukan token, diskon diberikan saat pembayaran tagihan pemakaian bulan Januari dan Februari. Besaran diskon yang diberikan sama, yakni 50%.

Diskon diberitakan hanya kepada pengguna listrik 2.200 VA kebawah. Sementara 3.500 VA keatas, tidak mendapatkan potongan tarif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....