Ajari Anak Menghindari Bullying dan Tidak Menjadi Pelaku Perundungan
- 05 Okt 2026 14:57 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bullying atau perundungan dapat memberikan dampak terhadap kondisi emosional dan sosial anak, baik bagi korban maupun pelaku. Karena itu, pendidikan mengenai perilaku saling menghormati perlu diberikan sejak dini agar anak memahami batasan dalam berinteraksi dengan teman.
Dilansir dari laman nfbs.or.id, orang tua dapat menjelaskan kepada anak bahwa mengejek, menghina, mengancam, memukul, mengucilkan, atau menyebarkan informasi yang mempermalukan orang lain merupakan perilaku yang dapat menyakiti. Anak juga perlu memahami bahwa perundungan melalui media sosial atau pesan digital dapat memberikan dampak serius seperti perundungan yang terjadi secara langsung.
Mengajarkan empati menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah anak menjadi pelaku bullying. Orang tua dapat mengajak anak membayangkan bagaimana perasaan orang lain ketika diejek atau dipermalukan sehingga mereka belajar mempertimbangkan dampak dari perkataan dan tindakan.
Anak juga perlu diajari cara merespons apabila melihat temannya menjadi korban perundungan tanpa melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri. Mereka dapat mencari bantuan guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya daripada ikut menertawakan korban atau menghadapi pelaku seorang diri.
Komunikasi terbuka di rumah dapat membantu anak merasa aman untuk menceritakan pengalaman yang terjadi di sekolah maupun lingkungan pertemanan. Orang tua sebaiknya mendengarkan tanpa langsung menyalahkan anak sehingga informasi yang disampaikan dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sekolah juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman melalui aturan anti-perundungan, edukasi, pengawasan, dan mekanisme pelaporan yang jelas. Penanganan kasus perlu dilakukan secara serius dengan memperhatikan keselamatan korban sekaligus memberikan pembinaan kepada anak yang melakukan perundungan.
Mencegah bullying bukan hanya tugas sekolah tetapi membutuhkan kerja sama antara keluarga, lingkungan, dan anak itu sendiri. Dengan mengajarkan empati, menghargai perbedaan, berani melapor, serta tidak ikut menyebarkan perilaku yang merendahkan orang lain, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....