Meluangkan Waktu Berbincang dengan Keluarga setelah Seharian Beraktivitas
- 30 Sep 2026 22:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kesibukan sehari-hari dapat membuat anggota keluarga memiliki waktu terbatas untuk berinteraksi. Padahal, komunikasi merupakan bagian penting dalam membangun dan mempertahankan hubungan keluarga, sehingga meluangkan waktu untuk berbincang dapat menjadi salah satu kebiasaan sederhana untuk menjaga kedekatan antaranggota keluarga.
Penelitian Williamson, Ju, Bradbury, dan Karney (2012) dalam Journal of Family Psychology meneliti perilaku komunikasi dan kepuasan hubungan pada pasangan pengantin baru di Amerika Serikat dan Tiongkok. Penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan antara perilaku komunikasi dan kepuasan hubungan, tetapi karena penelitian ini berfokus pada pasangan pengantin baru, hasilnya tidak dapat langsung digeneralisasikan kepada seluruh jenis hubungan keluarga.
| Baca juga: Mengisi Weekend Bersama Keluarga |
Meskipun demikian, meluangkan waktu untuk berbicara dapat menjadi kesempatan bagi anggota keluarga untuk saling mengetahui keadaan dan aktivitas masing-masing. Percakapan tidak harus selalu membahas masalah serius, karena cerita mengenai pekerjaan, sekolah, kegiatan sehari-hari, atau pengalaman yang menyenangkan juga dapat menjadi bagian dari interaksi keluarga.
Kualitas percakapan juga dipengaruhi oleh perhatian yang diberikan kepada lawan bicara. Ketika berbicara, seseorang dapat mengurangi gangguan seperti penggunaan telepon genggam agar lawan bicara merasa lebih diperhatikan.
Namun, penggunaan gawai tidak selalu harus dilarang sepenuhnya dalam kehidupan keluarga. Yang lebih penting adalah menciptakan waktu ketika anggota keluarga benar-benar dapat saling mendengarkan dan memberikan perhatian.
Waktu berbincang tidak harus berlangsung lama atau dilakukan dalam suasana formal. Makan bersama, duduk santai, atau berbicara sebelum tidur dapat menjadi kesempatan untuk berinteraksi secara sederhana dan nyaman.
Kebiasaan berkomunikasi juga dapat membantu anggota keluarga mengetahui kebutuhan dan kesulitan satu sama lain. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, keluarga memiliki kesempatan untuk membangun hubungan yang hangat dan suportif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....