Rumah Maestro Alcala Zamora Ditawarkan Jadi Galeri Seni
- 30 Agt 2026 11:51 WIB
- Bengkulu
RRI. CO. ID, Bengkulu — Rumah kediaman almarhum Maestro Alcala Zamora Pak Mori ditawarkan kepada Pemerintah Kota Bengkulu untuk dialihfungsikan menjadi galeri seni. Tawaran tersebut disampaikan keluarga ahli waris sebagai upaya agar rumah peninggalan maestro dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
Perwakilan ahli waris, Ir. Nizar, mengatakan pihak keluarga terbuka jika Pemkot Bengkulu ingin mengelola dan mengalihfungsikan rumah tersebut. Namun, pemanfaatan rumah itu dilakukan melalui mekanisme jual beli dengan nilai yang dapat disepakati bersama.
“Dikelola dan dialihfungsikan jadi galeri seni dengan arti kata ya bukan gratis. Tapi harganya bisa dibicarakan,” tutur Nizar.
Rumah yang berada di samping pintu air aliran irigasi Danau Dendam Tak Sudah ini memiliki luas kurang lebih setengah hektare yang terdiri dari dua bangunan rumah. Sepeninggalan Zamora, rumah kosong dan hanya dirawat oleh para tetangga.
"Saya pulang hanya ketika libur. Jadi sayang kalau tidak dikelola dan dimanfaatkan, peninggalan kesenian pak Mori hanya akan rusak, " kata Nizar.
Asisten Pemkot Bengkulu Tony Alfian mengatakan pemerintah daerah menyambut baik tawaran tersebut dan akan mengkaji kemungkinan pemanfaatannya. Menurutnya, keberadaan galeri seni dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat.
Tony menyampaikan hal itu dalam kegiatan Internalisasi Kriya dan Wastra Kain Besurek di Bengkulu. Ia menilai rumah maestro tersebut berpotensi menjadi salah satu ruang yang mempertemukan kegiatan seni, budaya, edukasi, dan promosi kain Besurek.
Selain pemanfaatan rumah maestro, Tony mendorong keluarga ahli waris yang berdomisili di Yogyakarta ikut membantu memperluas promosi Kain Besurek. Salah satunya dengan membuka outlet khusus Besurek di luar Bengkulu agar produk kerajinan daerah tersebut memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Menurut Tony, pelestarian Besurek tidak cukup hanya dengan mempertahankan produk dan motif yang sudah ada. Regenerasi pengrajin dan seniman juga diperlukan agar pengetahuan serta keterampilan membuat dan mengembangkan Besurek tetap berlanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....