Festival Tabot 2026 Dongkrak Perekonomian Daerah di masa Efisisensi Anggaran

  • 29 Jun 2026 07:09 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu - Pelaksanaan Festival Tabot 2026 di Provinsi Bengkulu diyakini tetap memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah meskipun diselenggarakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan penyelenggaraan festival tetap dilaksanakan secara optimal dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlian Hanizar, mengatakan, Festival Tabot merupakan agenda budaya tahunan yang tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan festival tetap menjadi prioritas dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan anggaran yang efektif.

"Meskipun dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, Festival Tabot 2026 tetap berjalan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. Kami optimistis kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik pada tahun-tahun berikutnya," kata Murlin Hanizar.

Menurut Murlin, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh setelah rangkaian Festival Tabot 2026 selesai dilaksanakan. Evaluasi tersebut meliputi aspek penyelenggaraan, pelayanan kepada pengunjung, pengelolaan kegiatan, hingga dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar penyempurnaan pelaksanaan festival pada masa mendatang.

Ia menjelaskan, Festival Tabottahun ini memiliki efek terhadap berbagai sektor usaha. Meningkatnya jumlah wisatawan selama penyelenggaraan festival akan membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kuliner, pelaku industri kreatif, penyedia jasa transportasi, hingga sektor perhotelan untuk meningkatkan pendapatan.

Selain memberikan manfaat ekonomi, Festival Tabot juga menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Bengkulu di tingkat nasional. Keberadaan wisatawan dari berbagai daerah diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata Bengkulu sekaligus memperkuat citra daerah sebagai salah satu tujuan wisata budaya di Indonesia.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai sudah sesuai dengan perencanaan. Melalui kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, festival diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian warisan budaya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....