Sebanyak 200 sembako diberikan Perayaan Waisak Vesakha Sananda 2570 BE/2026 .
- 30 Mei 2026 18:54 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai rangkaian perayaan Vesakha Sananda 2570 BE/2026. Seperti yang diselenggarakan oleh Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (MAPANBUMI) Provinsi Bengkulu di Vihara Rukun Maitreya, Jalan Hibrida Raya, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan bakti sosial tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. Saefudin Latief, bersama Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, pengurus MAPANBUMI, tokoh masyarakat, umat Buddha, serta ratusan masyarakat penerima bantuan. Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada MAPANBUMI dan seluruh pengurus Vihara Rukun Maitreya atas komitmen mereka dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial keagamaan.
"Kegiatan ini sejalan dengan salah satu program prioritas Kementerian Agama, yaitu memperkuat kerukunan dan harmoni umat beragama. Saya menyampaikan terima kasih kepada MAPANBUMI dan seluruh pengurus Maitreya yang telah menunjukkan bahwa keberagamaan harus memberikan dampak positif bagi diri sendiri, keluarga, umat, dan lingkungan sekitar," ujar Saefudin, 30 Mei 2026.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan umat Buddha Maitreya merupakan contoh nyata praktik ajaran agama yang membawa kedamaian. Serta manfaat bagi sesama tanpa memandang latar belakang.
"Indonesia dapat tetap tenang dan damai karena masyarakatnya menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi. Tidak ada satu pun ajaran agama yang mengajarkan permusuhan," katanya
"Justru semua agama mengajarkan kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan. Mudah-mudahan semangat kebersamaan ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi kita semua," ucapnya.
Sementara itu, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Warlan, SE., M.Pd., mengisahkan perjalanan panjang berdirinya Vihara Rukun Maitreya yang menjadi pusat pembinaan umat Buddha Maitreya di Bengkulu. Sehingga bisa menjadi pisat peribadatan terbesar.
Ketua MAPANBUMI Provinsi Bengkulu, Yati, SE., dalam laporannya menjelaskan bahwa bakti sosial kali ini menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. "Sebanyak 200 paket sembako kami salurkan kepada 200 penerima manfaat," katanya.
Setiap paket berisi beras 10 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir 2 kilogram. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian umat Buddha Maitreya kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian perayaan Waisak tahun ini," ujar Yati.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan Senam Kasih Semesta oleh Tim Bumi Rlesia dengan tajuk "Era Harmonis T'lah Tiba". Pada kesempatan tersebut, pengurus Vihara Rukun Maitreya juga menyerahkan cinderamata kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih atas dukungan yang diberikan.
Sebagai informasi, Hari Raya Tri Suci Waisak merupakan hari besar keagamaan umat Buddha yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yakni kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama di Taman Lumbini, pencapaian Penerangan Sempurna (Bodhi) hingga menjadi Buddha, serta Parinibbana atau wafatnya Buddha. Ketiga peristiwa tersebut diyakini terjadi pada tanggal yang sama menurut kalender Buddhis sehingga dikenal sebagai Tri Suci Waisak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....