BEI Ungkap Alasan IHSG Anjlok di Atas 5%
- 19 Mar 2025 09:44 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Selasa (18/3), anjlok lebih dari 5% hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt selama 30 menit.
Sejak awal tahun, IHSG telah mengalami koreksi sebesar 8,59% (year-to-date/ytd), dengan tekanan berasal dari faktor eksternal maupun internal.
Kepala Bursa Efek Indonesia, Marina Rasyada, menjelaskan bahwa faktor eksternal yang membebani IHSG antara lain ketidakpastian global akibat perang dagang, eskalasi geopolitik, serta kebijakan suku bunga yang tetap tinggi (higher for longer).
“Sementara dari dalam negeri, pasar merespons defisit APBN yang diumumkan pemerintah beberapa hari lalu. Selain itu, pelemahan rupiah, deflasi, dan penurunan penerimaan pajak juga menjadi perhatian investor,” ujar Marina, Selasa (18/3) malam.
Meski demikian, Marina menekankan bahwa valuasi pasar saat ini cukup menarik. Rasio price to earnings (P/E) saham di BEI sudah berada di angka 10, yang merupakan level terendah di antara negara-negara ASEAN.
Ia mengimbau agar masyarakat mengambil sikap bijak dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak benar. BEI akan terus memantau perkembangan pasar dan siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas perdagangan di bursa.
"Kami menghimbau investor agar tetap cermat dalam melihat fundamental dan mengambil keputusan secara rasional,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....