Bukan Buatan Alam, Peneliti Ungkap Tanda Coak di Gunung Padang
- 07 Okt 2026 06:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Tim peneliti arkeologi berhasil menemukan keberadaan tanda coak atau bekas takikan manusia pada struktur batuan di Situs Megalitikum Gunung Padang, Kabupaten Cianjur. Temuan ini menjadi bukti penting yang memperkuat indikasi adanya intervensi teknologi manusia purba dalam pembentukan dan penyusunan struktur batuan andesit di lokasi tersebut.
Bukti Intervensi Manusia pada Batuan Andesit
Tanda coak tersebut berupa goresan dan bentukan takik teratur yang diyakini bukan hasil dari proses pelapukan alamiah semata. Para ahli menduga guratan fisik ini dibuat secara sengaja menggunakan alat khusus untuk memudahkan pemotongan maupun pengangkutan kolom batuan.
Kehadiran bekas pengerjaan tangan manusia ini sekaligus membantah anggapan bahwa susunan punden berundak Gunung Padang murni terbentuk akibat aktivitas vulkanik. Penelitian mendalam terhadap pola coakan menunjukkan adanya keteraturan posisi yang disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi tata ruang situs.
Metode Analisis dan Pentingnya Temuan
Proses identifikasi dilakukan melalui pengamatan mikroskopis dan pemindaian tiga dimensi untuk menguji tingkat presisi bekas takikan tersebut. Hasil analisis laboratorium mengonfirmasi bahwa karakteristik batuan yang terkuak memiliki pola keausan yang konsisten dengan benturan alat berbahan keras.
Penemuan ini memberikan perspektif baru bagi para peneliti dalam memetakan tingkat kearifan lokal serta penguasaan teknik sipil masyarakat masa lampau. Selain itu, pola coak ini membuka peluang rekonstruksi tata cara pendirian bangunan megalitikum yang selama ini masih menjadi perdebatan hangat.
Implikasi Arkeologis dan Upaya Pelestarian
Pihak kementerian terkait dan lembaga riset terus berkoordinasi untuk memperluas area penggalian guna menemukan artefak pendukung lainnya. Langkah penyelamatan dan pelindungan fisik terhadap batuan berseri coak ini juga mulai diterapkan agar tidak terancam kerusakan lingkungan.
Masyarakat umum dan wisatawan diimbau untuk turut menjaga kelestarian situs saat berkunjung ke kawasan cagar budaya tersebut. Edukasi mengenai pentingnya temuan tanda coak ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik akan kekayaan sejarah kebudayaan Nusantara.
Prospek Riset Lanjutan di Gunung Padang
Studi komprehensif mengenai temuan ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan. Peneliti optimistis bahwa eksplorasi bertahap pada situs Gunung Padang akan menguak lebih banyak rahasia peradaban kuno yang belum terpecahkan.
Sumber: Laporan Hasil Penelitian Geologi dan Arkeologi Situs Gunung Padang – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....