Dosen Kesejahteraan Sosial UNIB Perkuat Kesiapan Remaja di Sekolah Rakyat
- 02 Okt 2026 12:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Memasuki fase remaja, siswa sekolah menengah atas (SMA) menghadapi berbagai tugas perkembangan, mulai dari mengenali potensi diri, membangun hubungan sosial, mengembangkan kemandirian, hingga mempersiapkan diri dalam menentukan arah masa depan.
Melihat pentingnya proses tersebut, Dosen Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB), Indria Agustina, S.Sos., M.Sos., bersama mahasiswa Jurusan Kesejahteraan Sosial UNIB melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan mengusung tema “Penguatan Kesiapan Remaja dalam Menjalankan Tugas Perkembangan melalui Aktivitas Interaktif” dan menyasar siswa tingkat SMA. Kegiatan dirancang dengan pendekatan partisipatif agar siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat secara aktif dalam mengenali diri, mengungkapkan harapan, serta merefleksikan kesiapan menghadapi tahapan perkembangan berikutnya.
Salah satu aktivitas yang diberikan berfokus pada pengenalan kelebihan dan potensi diri. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengidentifikasi serta menyampaikan berbagai hal positif yang terdapat dalam diri mereka.
Aktivitas tersebut diharapkan dapat membantu siswa membangun pandangan yang lebih positif terhadap dirinya sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam mengenali kemampuan dan potensi yang dimiliki.
Selain pengenalan diri, kegiatan juga memberikan ruang bagi siswa untuk merefleksikan harapan dan tujuan masa depan melalui aktivitas “Pohon Harapan”. Dalam kegiatan ini, setiap siswa diminta menuliskan harapan, cita-cita, atau tujuan yang ingin dicapai pada lembar berbentuk daun, kemudian menempelkannya pada pohon yang telah disiapkan.
Pohon Harapan menjadi bagian reflektif dari rangkaian kegiatan. Setelah mendapatkan pemahaman mengenai pengenalan diri, hubungan sosial, kemandirian, dan orientasi masa depan, siswa diajak menuangkan berbagai harapan yang ingin mereka capai dalam kehidupan mendatang.
Aktivitas tersebut juga menjadi simbol bahwa setiap siswa memiliki harapan, potensi, serta tujuan yang dapat terus dikembangkan. Harapan yang dituliskan menjadi langkah awal bagi siswa untuk mulai memikirkan arah kehidupan dan merencanakan hal-hal yang ingin dicapai di masa depan.
Indria Agustina berharap kegiatan tersebut dapat membantu siswa semakin mengenali potensi diri, memiliki keberanian untuk menyampaikan cita-cita, serta memahami pentingnya hubungan sosial dan kemandirian dalam proses menuju kedewasaan.
Melalui pendekatan interaktif dan reflektif, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa Sekolah Rakyat dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai tugas perkembangan pada masa remaja sekaligus membangun orientasi positif terhadap masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....