Cara Menggunakan Pupuk Kandang untuk Menyuburkan Tanah
- 29 Sep 2026 13:12 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pupuk kandang merupakan bahan organik yang berasal dari kotoran hewan dan sering digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah dalam kegiatan pertanian maupun berkebun. Selain menyediakan unsur hara, bahan organik dari pupuk kandang dapat membantu memperbaiki struktur tanah serta meningkatkan kemampuan tanah menahan air.
Dilansir dari laman mitrabertani.com, jenis pupuk kandang yang umum digunakan berasal dari sapi, kambing, domba, ayam, atau hewan ternak lainnya. Kandungan unsur hara setiap jenis berbeda-beda, sehingga pemilihan pupuk perlu mempertimbangkan jenis tanaman, kondisi tanah, dan tingkat kematangan bahan.
| Baca juga: 5 Cara agar Bangun Pagi Lebih Mudah |
Sebelum digunakan, pupuk kandang sebaiknya telah melalui proses pengomposan atau pematangan yang memadai. Pupuk yang masih segar dapat mengandung patogen, biji gulma, atau senyawa yang berpotensi merusak akar tanaman, sehingga penggunaannya secara langsung perlu dihindari.
Pupuk kandang matang dapat dicampurkan dengan tanah sebelum penanaman agar bahan organik tersebar lebih merata di area perakaran. Pada tanaman dalam pot, pupuk dapat dicampurkan ke media tanam dengan jumlah yang sesuai agar media tetap memiliki drainase baik dan tidak terlalu padat.
Untuk tanaman yang telah tumbuh, pupuk kandang matang dapat diberikan sebagai pupuk susulan di sekitar area perakaran tanpa menempelkan bahan secara langsung pada batang. Setelah pemberian, tanah dapat disiram secukupnya agar kelembapan terjaga, dengan tetap menghindari genangan air yang berlebihan.
Penggunaan pupuk kandang perlu memperhatikan kebersihan, terutama jika tanaman yang dibudidayakan merupakan sayuran atau buah yang dikonsumsi manusia. Pupuk yang tidak diolah dengan benar berisiko membawa mikroorganisme berbahaya, sehingga proses pengomposan dan penanganan bahan harus dilakukan secara tepat.
Dengan penggunaan yang sesuai, pupuk kandang dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendukung kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk tertentu. Pemupukan organik tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, karena penggunaan berlebihan juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan unsur hara dan pencemaran lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....