Sering Bilang “Nanti”? Ini Cara Sederhana agar Tidak Menunda Pekerjaan
- 28 Sep 2026 16:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kalimat “nanti saja” sering muncul ketika seseorang berhadapan dengan pekerjaan yang dianggap sulit, membosankan, atau membutuhkan waktu cukup lama untuk diselesaikan. Jika terus menjadi kebiasaan, pekerjaan yang sebenarnya dapat diselesaikan lebih awal justru berpotensi menumpuk dan membuat aktivitas terasa semakin berat.
Peneliti Piers Steel dari University of Calgary dalam penelitian berjudul The Nature of Procrastination: A Meta-Analytic and Theoretical Review of Quintessential Self-Regulatory Failure yang dimuat dalam jurnal Psychological Bulletin tahun 2007 mengkaji 691 korelasi dari berbagai penelitian mengenai perilaku menunda. Hasil meta-analisis tersebut menunjukkan bahwa ketidaksukaan terhadap tugas, jarak waktu menuju hasil, efikasi diri, impulsivitas, serta kemampuan mengendalikan diri termasuk faktor yang berkaitan dengan procrastination.
Salah satu cara sederhana untuk mengurangi kebiasaan menunda adalah memecah pekerjaan besar menjadi beberapa langkah kecil. Misalnya, daripada berpikir harus menyelesaikan seluruh laporan sekaligus, mulailah dengan membuat judul, menyusun kerangka, kemudian mengerjakan satu bagian terlebih dahulu.
Selain membagi tugas, buatlah rencana yang spesifik mengenai kapan dan bagaimana pekerjaan akan dilakukan. Penelitian Shane Gregory Owens, Christine G. Bowman, dan Charles A. Dill berjudul Overcoming Procrastination: The Effect of Implementation Intentions yang dimuat dalam Journal of Applied Social Psychology tahun 2008 menunjukkan bahwa membuat implementation intentions atau rencana tindakan yang jelas dapat membantu seseorang menjalankan niatnya.
Dalam penelitian terhadap 152 mahasiswa tersebut, peserta yang membuat rencana tindakan untuk menghadiri kegiatan penelitian tercatat hampir delapan kali lebih mungkin memenuhi janji dibandingkan peserta yang tidak membuat rencana tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip ini dapat diterapkan dengan mengubah kalimat “nanti saya kerjakan” menjadi “pukul 19.00 saya akan mengerjakan laporan selama 20 menit di meja kerja”.
Lingkungan sekitar juga perlu diperhatikan ketika ingin mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan. Meletakkan ponsel lebih jauh, mematikan notifikasi yang tidak penting, serta menutup aplikasi atau tab yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dapat membantu mengurangi gangguan saat mulai bekerja.
Tidak perlu menunggu munculnya motivasi besar untuk memulai sebuah pekerjaan karena langkah pertama dapat dibuat sesederhana mungkin. Tentukan satu tugas, tetapkan waktu yang jelas, kurangi gangguan, kemudian mulai mengerjakannya sedikit demi sedikit agar kebiasaan mengatakan “nanti” perlahan berubah menjadi tindakan “sekarang”.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....