Perbedaan Laki-laki dan Perempuan dalam Sholat
- 19 Sep 2026 08:51 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dalam Islam, terdapat beberapa perbedaan tata cara sholat antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan tersebut salah satunya dijelaskan dalam buku Risalah Tuntutan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i.
Menurut Drs. Moh. Rifa’i, laki-laki ketika rukuk dan sujud dianjurkan untuk merenggangkan kedua siku dari lambungnya. Selain itu, ketika rukuk dan sujud, laki-laki mengangkat perutnya dari kedua pahanya.
Sementara itu, perempuan dianjurkan untuk merapatkan anggota tubuh satu dengan anggota tubuh lainnya ketika melaksanakan sholat. Ketika sujud, perempuan juga dianjurkan meletakkan perutnya pada tangan atau sikunya, sebagaimana dijelaskan dalam buku Risalah Tuntutan Shalat Lengkap.
Perbedaan lainnya terdapat pada cara mengeraskan bacaan dalam sholat jahr atau sholat yang bacaannya dikeraskan. Laki-laki menyaringkan suara atau bacaannya pada sholat jahr, sedangkan perempuan merendahkan suara atau bacaannya ketika berada di hadapan laki-laki lain yang bukan mahramnya.
Perbedaan juga terdapat ketika seorang makmum hendak memberitahukan sesuatu kepada imam dalam sholat. Drs. Moh. Rifa’i menjelaskan bahwa laki-laki mengingatkan imam dengan membaca tasbih “Subhanallah”.
Berbeda dengan laki-laki, perempuan mengingatkan imam dengan cara bertepuk tangan. Caranya adalah tangan kanan dipukulkan pada punggung telapak tangan kiri, sebagaimana diterangkan dalam Risalah Tuntutan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i.
Perbedaan selanjutnya berkaitan dengan batas aurat ketika melaksanakan sholat. Menurut Drs. Moh. Rifa’i, aurat laki-laki dalam sholat adalah anggota badan antara pusat dan lutut, sedangkan aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan.
Meskipun terdapat beberapa perbedaan dalam tata cara, laki-laki dan perempuan sama-sama melaksanakan sholat sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Memahami perbedaan tersebut dapat membantu umat Islam menjalankan sholat sesuai dengan tuntunan yang dipelajari dari sumber-sumber fikih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....