IAIN Curup Bekali Mahasiswa Baru Menjadi Lebih Cerdas di Era AI
- 15 Sep 2026 16:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Rejang Lebong - UPT Perpustakaan IAIN Curup menggelar Bimbingan Pengguna Pemula (User Education) bertema “Menjadi Mahasiswa Cerdas di Era AI” bagi seluruh mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, pada tanggal 15-18 September 2026.
Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa baru dengan pemahaman mengenai layanan perpustakaan, literasi informasi, penelusuran sumber akademik, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak dan bertanggung jawab. Pembekalan tersebut dinilai penting agar mahasiswa mampu memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis dan integritas akademik.
Dikutip dari laman IAIN Curup, pada Selasa, 15 September 2026, Kepala UPT Perpustakaan IAIN Curup sekaligus Ketua Panitia, Eke Wince, S.E., menuturkan perpustakaan akan menjadi salah satu ruang utama yang mendukung perjalanan akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa akan dibekali dengan materi pengenalan perpustakaan, layanan dan koleksi perpustakaan, serta teknik penelusuran sumber-sumber informasi akademik yang nantinya digunakan dalam proses pembelajaran,” tutur Eke Wince.
Selain pengenalan layanan, fasilitas, tata tertib, dan koleksi perpustakaan, mahasiswa juga mendapatkan materi literasi informasi. Materi tersebut mencakup pemahaman mengenai penggunaan AI secara bijak dalam aktivitas akademik yang semakin relevan seiring perkembangan teknologi digital.
Eke Wince mengucap harapannya agar seluruh mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan secara maksimal dan memahami sistem serta layanan perpustakaan sejak awal perkuliahan. Menurutnya, pemahaman tersebut dapat membantu mahasiswa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan dan budaya akademik perguruan tinggi.
“Jadilah mahasiswa yang cerdas dalam mencari dan memilih informasi, bijaksana dalam menggunakan teknologi, santun dalam proses pembelajaran, serta bertanggung jawab terhadap setiap karya akademik yang dihasilkan,” ucap Eke Wince. Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya perpustakaan mendorong mahasiswa memiliki kecakapan literasi informasi sekaligus etika dalam memanfaatkan teknologi.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Curup Dr. Eka Apriani, M.Pd., menegaskan perpustakaan memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Ia menuturkan perpustakaan tidak lagi sebatas tempat menyimpan, membaca, dan meminjam buku, tetapi harus berkembang mengikuti kebutuhan sivitas akademika.
“Di tengah perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital saat ini, perpustakaan tidak lagi hanya dipahami sebagai tempat untuk membaca dan meminjam buku. Perpustakaan telah berkembang menjadi pusat sumber belajar, pusat informasi ilmiah, serta ruang pengembangan literasi akademik bagi sivitas akademika,” ujar Dr. Eka.
Dr. Eka menilai User Education memiliki arti penting bagi mahasiswa baru sebagai pengguna pemula perpustakaan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal fasilitas, layanan, koleksi, sistem informasi, serta sumber referensi yang tersedia untuk menunjang kegiatan akademik.
Ia juga menuturkan bahwa kemampuan menemukan informasi saja belum cukup karena mahasiswa harus mampu menilai kualitas dan kredibilitas informasi sebelum menggunakannya. “Kegiatan ini diharapkan membekali mahasiswa dengan kemampuan menelusuri, menemukan, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif, efisien, serta bertanggung jawab,” tutur Dr. Eka.
Sejalan dengan tema kegiatan, mahasiswa didorong menggunakan AI sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan pengganti kemampuan membaca, menganalisis, bernalar, dan menghasilkan gagasan secara mandiri. IAIN Curup berharap pembekalan ini menjadi awal tumbuhnya budaya literasi, berpikir kritis, integritas akademik, dan etika digital di kalangan mahasiswa baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....