Beda Pendapat tanpa Ribut, Ini Trik Komunikasi yang Bisa Dicoba
- 15 Sep 2026 12:23 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pertemanan maupun tempat kerja. Masalah biasanya muncul ketika perbedaan pandangan disampaikan dengan emosi, saling menyalahkan atau membuat seseorang merasa pendapatnya tidak dihargai.
Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Dr. Arum Etikariena, M.Psi., Psikolog, mengatakan perbedaan pendapat tidak selalu harus berujung pada konflik yang merusak. Dalam situasi tertentu, perbedaan justru dapat menghasilkan ide baru jika setiap pihak mampu mendengarkan sudut pandang orang lain dan mencari tujuan yang sama.
Trik pertama yang bisa dicoba adalah jangan langsung menolak pendapat orang lain. Alih-alih mengatakan “saya tidak setuju”, coba tunjukkan bahwa kita sudah mendengarkan dengan bertanya, “Apa tujuan yang ingin dicapai dari pendapat tersebut?” sebelum menyampaikan pandangan kita sendiri.
Trik kedua adalah gunakan komunikasi asertif, yaitu menyampaikan pendapat secara jelas dan tegas tanpa merendahkan atau menyakiti orang lain. Lembaga Manajemen Psikologi Universitas Gadjah Mada menjelaskan bahwa komunikasi asertif membantu seseorang menyampaikan pikiran, perasaan dan keyakinannya secara langsung dengan tetap menghormati hak orang lain.
Trik ketiga adalah fokus pada persoalan, bukan menyerang pribadi. Ketika terjadi perbedaan, kalimat seperti “Saya melihat persoalan ini dari sisi yang berbeda” akan lebih membuka ruang dialog dibandingkan mengatakan “Pendapat kamu memang selalu salah.”
Jika pembicaraan mulai memanas, tidak ada salahnya memberikan waktu untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan diskusi. Fakultas Psikologi UI juga menekankan pentingnya komunikasi yang positif dan regulasi emosi agar penyampaian pendapat tidak berubah menjadi interaksi yang agresif.
Pada akhirnya, tujuan komunikasi bukan memenangkan perdebatan, melainkan menemukan pemahaman atau solusi yang dapat diterima bersama. Dengan mendengarkan terlebih dahulu, menyampaikan pendapat secara asertif, mengendalikan emosi dan fokus pada persoalan, perbedaan pandangan justru dapat menjadi kesempatan untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....