Penyiar RRI Bengkulu Kecelakaan usai Tabrak Sapi di Jalan Raya

  • 12 Sep 2026 14:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Penyiar Pro1 RRI Bengkulu, Agnes Ramadhani, mengalami kecelakaan setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak seekor sapi di Kelurahan Semarang, Kota Bengkulu, Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 04.45 WIB. Kecelakaan terjadi ketika Agnes sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja untuk menjalankan tugas siaran.

Peristiwa tersebut terjadi didepan Pangkas Rambut Mas Yanto, Kelurahan Semarang, Kota Bengkulu. Saat melintas, sapi tersebut tiba-tiba berlari ke tengah jalan sehingga Agnes yang sedang mengendarai sepeda motor tidak sempat menghindari tabrakan.

Akibat kecelakaan tersebut, Agnes mengalami luka pada bagian wajah dan mulut serta tangan terkilir. Sementara itu, sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan akibat benturan dengan sapi.

Kecelakaan pada waktu dini hari tersebut menjadi perhatian karena keberadaan hewan ternak di jalan raya dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi semakin berisiko ketika hewan tiba-tiba bergerak atau berlari ke tengah jalan sehingga pengendara tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan pengereman maupun menghindar.

Padahal, Pemerintah Kota Bengkulu telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penertiban Pemeliharaan Hewan Ternak. Keberadaan aturan tersebut menjadi dasar dalam upaya penertiban pemeliharaan hewan ternak agar tidak berkeliaran dan mengganggu ketertiban serta keselamatan masyarakat.

Peristiwa yang dialami Agnes kembali mengingatkan pentingnya penerapan aturan mengenai pemeliharaan hewan ternak di wilayah Kota Bengkulu. Pemilik ternak diharapkan tidak membiarkan sapi maupun hewan berkaki empat lainnya berkeliaran bebas, terutama di sekitar jalan raya yang menjadi jalur lalu lintas masyarakat.

Hewan ternak yang masuk ke badan jalan tidak hanya berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi pengendara sepeda motor, tetapi juga dapat membahayakan pengemudi kendaraan lainnya. Selain risiko korban luka, kecelakaan semacam ini juga dapat menyebabkan kerusakan kendaraan dan kerugian material.

Masyarakat berharap penertiban hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya dapat dilakukan secara lebih konsisten. Pengawasan dan kesadaran pemilik ternak dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi serta keselamatan pengguna jalan di Kota Bengkulu dapat terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....