Bengkulu Jadi Provinsi Pertama Gelar Kemah Karakter 7 KAIH

  • 12 Sep 2026 06:22 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Provinsi Bengkulu mencatat sejarah baru di bidang pendidikan karakter dengan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menyelenggarakan Kemah Karakter dalam rangka Pembiasaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar melalui kolaborasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu bersama Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Gerakan Pramuka Bengkulu pada 11–13 September 2026 di Kompleks BPMP Provinsi Bengkulu.

Kemah Karakter ini diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri atas Pramuka Penggalang, Pembina Pendamping, dan Pimpinan Kontingen dari perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Provinsi Bengkulu. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak registrasi, penegakan tenda hingga pembukaan yang berlangsung pada Jumat sore.

Ketua Tim Kerja Peserta Didik BPMP Bengkulu, Dr. Komarudin, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi pijakan dalam membentuk karakter generasi muda yang akan menjadi calon pemimpin masa depan. "Harapannya kegiatan ini dapat memupuk 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada diri peserta sebagai calon pemimpin di masa depan," ujar Komarudin.

Ia menuturkan, penerapan tujuh kebiasaan tersebut tidak boleh berhenti selama kegiatan perkemahan berlangsung, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para peserta. Menurutnya, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan positif.

Sementara itu, Ketua Kwarda 07 Bengkulu yang diwakili Waka Binamuda, Drs. Eri Yulian Hidayat, M.Pd., menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. "Anggota Pramuka harus menjadi contoh dan teladan dalam menerapkan 7 KAIH untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Eri juga meminta para pembina dan fasilitator terus mendampingi serta memantau perkembangan sikap dan mental peserta selama mengikuti kegiatan. Ia berharap nilai-nilai 7 KAIH benar-benar tertanam dan tercermin dalam perilaku para anggota Pramuka setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Tujuh kebiasaan yang ditanamkan dalam Kemah Karakter tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Seluruh kebiasaan itu dikemas melalui berbagai kegiatan interaktif dan edukatif yang dirancang untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, integritas, serta jiwa kepemimpinan peserta.

Selama tiga hari, peserta mengikuti agenda pembinaan yang dimulai dari dinamika kelompok, komunikasi efektif, sosialisasi dan internalisasi 7 KAIH, hingga renungan karakter dan refleksi malam. Pada Sabtu, kegiatan dilanjutkan dengan Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit), olahraga pagi, Senam Anak Indonesia Hebat, penguatan integritas dan kepemimpinan, kegiatan kepramukaan, Jelajah Karakter, permainan edukatif, Seleksi Duta Karakter Provinsi Bengkulu 2026, serta Api Unggun dan Pentas Seni.

Pada hari terakhir, Minggu, 13 September 2026, peserta kembali mengikuti Mabit dan Senam Anak Indonesia Hebat sebelum merumuskan Komitmen Agen Perubahan Karakter. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung pukul 09.00–09.30 WIB.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan BPMP Bengkulu, Kwarda 07 Bengkulu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Andalan Kwarda, pegawai BPMP, serta tim fasilitator. Melalui Kemah Karakter tersebut, Bengkulu tidak hanya menjadi pelopor pembiasaan 7 KAIH di tingkat nasional, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berakhlak mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....