Saring sebelum Sebar di tengah Erupsi Krakatau

  • 07 Sep 2026 07:00 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah erupsi dan sebaran abu vulkanik terdeteksi di sejumlah wilayah. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat tidak hanya perlu memperhatikan keselamatan diri, tetapi juga lebih teliti dalam menerima dan membagikan informasi yang beredar.

Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menyampaikan perkembangan melalui kanal resmi. Informasi tersebut penting menjadi rujukan agar masyarakat tidak mudah percaya pada kabar yang belum diketahui kebenarannya, terutama informasi yang beredar cepat di media sosial.

Menteri Komunikasi dan Digital mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan waspada dalam menghadapi situasi erupsi. Informasi mengenai kondisi gunung api sebaiknya diperoleh dari sumber resmi seperti PVMBG, BMKG, BNPB, pemerintah daerah, dan instansi terkait sehingga langkah yang diambil dapat disesuaikan dengan kondisi sebenarnya.

Kebiasaan sederhana seperti memeriksa sumber, melihat tanggal informasi, dan membandingkan kabar dengan kanal resmi dapat membantu mencegah penyebaran informasi yang keliru. Langkah ini juga menjadi bentuk kepedulian kepada orang lain karena informasi yang tidak tepat dapat menimbulkan kepanikan atau membuat seseorang mengambil keputusan yang kurang aman.

Di sisi lain, abu vulkanik yang terbawa angin juga perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat di wilayah yang terdampak. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker serta pelindung mata apabila harus beraktivitas di luar untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Jika terkena abu, tubuh dan pakaian sebaiknya segera dibersihkan, sementara mata yang terkena abu dapat dibilas menggunakan air dan sebaiknya tidak digosok. Masyarakat juga dapat terus mengikuti perkembangan situasi dan rekomendasi terbaru dari pemerintah melalui kanal informasi resmi.

Erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tidak hanya dilakukan dengan menjaga diri dari dampak erupsi, tetapi juga dengan menjaga informasi yang kita terima dan bagikan. Saring sebelum sebar, pastikan informasinya benar, dan tetap ikuti arahan dari sumber resmi agar informasi yang sampai kepada orang lain benar-benar membantu.

Sumber: Kementerian Komunikasi dan Digital, Badan Geologi/PVMBG, Kementerian Kesehatan RI, BMKG, BNPB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....