Kenapa Kita Sering Mengantuk setelah Makan Siang? Ini Penjelasannya
- 06 Sep 2026 09:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Rasa mengantuk setelah makan siang merupakan hal yang cukup umum dialami banyak orang, terutama ketika memasuki awal hingga pertengahan sore. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence atau rasa kantuk setelah makan, yang biasanya meningkat sekitar satu hingga dua jam setelah makan dan kemudian berangsur menghilang.
Salah satu penyebabnya adalah tubuh mengalami perubahan setelah makanan masuk ke dalam sistem pencernaan. Menurut Cleveland Clinic, sejumlah faktor seperti sinyal dari saluran pencernaan, perubahan kadar glukosa dan asam amino dalam darah, serta perubahan jalur pengaturan kewaspadaan di otak dapat berperan dalam munculnya rasa kantuk.
Jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi saat makan siang juga dapat memengaruhi rasa lelah setelah makan. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa makanan dalam porsi besar dan memiliki kandungan energi tinggi cenderung membuat rasa kantuk lebih kuat dibandingkan makanan dengan porsi yang lebih ringan.
Makanan yang kaya karbohidrat dan protein juga dapat membuat sebagian orang merasa lebih mengantuk setelah makan. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa makanan seperti nasi, roti, pasta, daging, telur, dan produk susu dapat berkontribusi terhadap rasa lelah setelah makan melalui berbagai proses metabolisme dan hormonal dalam tubuh.
Selain makanan, jam biologis tubuh ternyata ikut berperan dalam munculnya rasa kantuk pada siang hari. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa ritme sirkadian secara alami mengalami penurunan kewaspadaan pada sekitar pukul 13.00 hingga 15.00, sehingga rasa mengantuk setelah makan siang bisa merupakan gabungan antara efek makan dan siklus alami tubuh.
Kurang tidur pada malam sebelumnya juga dapat membuat rasa kantuk setelah makan siang terasa semakin berat. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur, sementara kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu ritme sirkadian dan meningkatkan rasa lelah pada siang hari.
Untuk mengurangi rasa mengantuk, seseorang dapat mencoba mengonsumsi makanan dengan porsi yang lebih seimbang dan tidak berlebihan saat makan siang. Cleveland Clinic juga menyarankan aktivitas ringan seperti berjalan selama sekitar 10 hingga 30 menit setelah makan karena gerakan tubuh dapat membantu menjaga energi dan membuat tubuh lebih aktif.
Rasa mengantuk sesekali setelah makan siang umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena biasanya akan hilang dalam beberapa jam. Namun, jika rasa kantuk sangat berat, sering terjadi, atau disertai gejala lain seperti pusing, pingsan, berkeringat, gemetar, atau gangguan tidur, Cleveland Clinic menyarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penyebab lain dapat diperiksa.
Pada akhirnya, rasa kantuk setelah makan siang bukan semata-mata karena tubuh sedang “menghabiskan energi untuk mencerna makanan”, tetapi merupakan hasil dari beberapa faktor yang saling berkaitan. Dengan menjaga waktu dan kualitas tidur, memilih makanan seimbang, menghindari makan terlalu banyak, serta tetap aktif setelah makan, rasa kantuk di siang hari dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....