Mengenal Pheasant Coucal, Burung Kukuk Unik Penghuni Padang Rumput

  • 01 Sep 2026 21:08 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pheasant coucal merupakan salah satu spesies burung kukuk unik yang mendiami padang rumput serta semak belukar di Australia dan Papua. Burung ini memiliki ekor panjang bertingkat dan bulu cokelat kehitaman yang sepintas membuatnya terlihat menyerupai ayam hutan.

Berbeda dengan burung kukuk pada umumnya yang pandai terbang tinggi, spesies ini lebih banyak menghabiskan waktunya di atas tanah. Kaki mereka yang kuat memungkinkan burung ini berlari cepat di antara rimba alang-alang untuk menghindari ancaman.

Sarang Mandiri dan Peran Pejantan

Sebagian besar famili kukuk dikenal sebagai parasit sarang yang menitipkan telurnya pada burung lain, tetapi pheasant coucal justru membangun sarangnya sendiri. Induk betina akan membuat sarang berbentuk kubah tersembunyi dari susunan rumput tebal yang menunduk.

Hal yang semakin menarik adalah peran burung jantan yang mendominasi seluruh proses eraman hingga pengasuhan anak. Kerja sama dan dedikasi jantan ini memastikan tingkat kelangsungan hidup anakan menjadi jauh lebih tinggi di alam liar.

Meskipun sering dikira pemakan biji-bijian karena bentuk fisiknya, burung ini sebenarnya adalah karnivora yang cukup tangguh. Diet utama mereka terdiri dari belalang besar, katak, kadal, hingga mamalia kecil yang melintas di sekitar sarang.

Rawa-rawa, ladang tebu, dan padang rumput basah menjadi habitat favorit mereka untuk berburu serta berlindung dari predator. Ketersediaan vegetasi bawah yang rapat sangat krusial bagi keberlangsungan hidup populasi burung ini di ekosistemnya.

Vokalisasi Khas dan Status Konservasi

Pheasant coucal memiliki suara panggilan berfrekuensi rendah yang sangat khas dan mudah dikenali dari kejauhan. Panggilan berbunyi mendengung ini sering digambarkan mirip dengan suara air yang dituangkan perlahan dari dalam botol.

Uni Internasional untuk Konservasi Alam mengategorikan populasi spesies ini dalam status Risiko Rendah. Walaupun demikian, maraknya alih fungsi lahan dan kebakaran vegetasi lokal tetap menjadi ancaman nyata bagi habitat alami mereka.

Sumber

  • BirdLife International – Pheasant Coucal (Centropus phasianinus) Species Factsheet
  • Australian Museum – Pheasant Coucal Profile & Behaviour
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....