Tata Cara Sholat Dhuha

  • 27 Agt 2026 10:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sholat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan pada pagi hari dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa Sholat Dhuha dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melatih keistiqamahan dalam beribadah.

Dikutip dari bersamadakwah.net waktu shalat dhuha terbentang sejak matahari naik setinggi tombak hingga mendekati tengah (atas kepala). Di Indonesia, waktu ini terbentang selama beberapa jam sejak 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum masuk waktu dzuhur.

Namun menurut Ustadz Abdul Somad, waktunya mulai 12 menit setelah matahari terbit dan selesainya 10 menit sebelum waktu Zhuhur. Waktu yang lebih utama adalah setelah seperempat siang, yakni sekitar jam 08.30 WIB untuk Surabaya dan 09.00 WIB untuk Jakarta.

Adapun niat sholat dhuha adalah :

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya:

“Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Sholat dhuha dikerjakan dua rakaat salam – dua rakaat salam. Jumlah rakaat sholat dhuha minimal adalah dua rakaat.

Namun Rasulullah terkadang melaksanakan dua rakaat, empat rakaat atau delapan rakaat. Karena itu para ulama tidaklah membatasi jumlah rakaatnya.

Tata caranya sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

• Niat sholat dhuha

• Takbiratul ihram, lalu membaca doa iftitah

• Membaca surat Al Fatihah

• Membaca surat atau ayat Al Qur’an

• Ruku’ dengan tuma’ninah

• I’tidal dengan tuma’ninah

• Sujud dengan tuma’ninah

• Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

• Sujud kedua dengan tuma’ninah

• Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

• Membaca surat Al Fatihah

• Membaca surat atau ayat Al Qur’an

• Ruku’ dengan tuma’ninah

• I’tidal dengan tuma’ninah

• Sujud dengan tuma’ninah

• Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

• Sujud kedua dengan tuma’ninah

• Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

• Salam

Setelah sholat selesai dilaksanakan dapat berdo’a baik itu urusan dunia maupun akhirat. Berdo’alah dengan khusu’ dan tuma’ninah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....