Taman Budaya Bengkulu Konsisten Kembangkan Kesenian Daerah
- 19 Agt 2026 20:44 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Upaya menjaga keberlangsungan kesenian daerah di Bengkulu terus dilakukan melalui berbagai program yang melibatkan seniman, pelajar, dan masyarakat. Taman Budaya Bengkulu menjadi salah satu ruang penting dalam upaya tersebut dengan menghadirkan rangkaian kegiatan seni dan budaya yang digelar secara rutin setiap tahun.
Seniman dan budayawan Bengkulu, Ajalon Tarmizi, S.Sn., mengatakan berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin Taman Budaya Bengkulu dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkesenian. Menurutnya, agenda yang diselenggarakan tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana apresiasi dan pengembangan potensi seni daerah.
“Ini merupakan program rutin Taman Budaya Bengkulu, setiap tahun itu ada kegiatan-kegiatan lomba, apresiasi, pameran, kria, dan macam-macam,” ujar Ajalon Tarmizi. Ia menambahkan, setiap kegiatan telah disusun dan diprogramkan sebagai bagian dari agenda tahunan Taman Budaya Bengkulu.
Rangkaian kegiatan seni dan budaya tersebut telah dimulai sejak 10 Agustus 2026 melalui Lomba Tari Sapu Tangan, Lomba Mewarnai tingkat TK/PAUD, serta Pagelaran Seni Musik Melayu. Selanjutnya, pada 12 Agustus digelar Lomba Lukis tingkat SMP dan pada 18 Agustus dilaksanakan Seminar Rembuk Budayawan Seniman Bengkulu.
Memasuki 21 Agustus, Taman Budaya Bengkulu menjadwalkan Lomba Cerita Rakyat Bengkulu yang menjadi salah satu upaya mengenalkan kekayaan cerita tradisional kepada generasi muda. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 24 Agustus melalui Pertunjukan Permainan Rakyat Ikan.
Pada 27 Agustus, sejumlah kegiatan dijadwalkan berlangsung, yakni Lomba Kerajinan Kerang, Festival Musik Tradisi Daerah tingkat pelajar, serta kegiatan kerajinan membuat telong-telong. Rangkaian agenda tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal sekaligus mengembangkan seni dan kerajinan yang memiliki nilai budaya lokal.
Kegiatan berlanjut pada 1 September melalui Lomba Mural, kemudian pada 3 September digelar Pameran Seni Lukisan hasil lomba dan Pameran Hasil Kerajinan Lomba. Pameran tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang apresiasi sekaligus memperkenalkan hasil karya peserta kepada masyarakat.
Pada Oktober, agenda kesenian kembali berlanjut dengan Pertunjukan Musikalisasi Puisi pada 6 Oktober dan Pagelaran Seni Teater pada 13 Oktober. Selanjutnya, Pementasan Film Pendek Tingkat Umum dijadwalkan pada 20 Oktober dan Pementasan Cerpen pada 27 Oktober.
Ajalon menilai keberlanjutan program tersebut penting untuk menjaga eksistensi kesenian daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk terlibat langsung dalam kegiatan seni dan budaya. “Kalau Taman Budaya itu setiap tahun itu ada kegiatan yang sudah diprogramkan,” katanya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Taman Budaya Bengkulu tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan acara seni, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembinaan, apresiasi, dan regenerasi pelaku seni daerah. Konsistensi program tahunan diharapkan dapat memperkuat keberadaan seni tradisi sekaligus mendorong lahirnya generasi seniman baru di Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....