Talenan Kayu atau Plastik, Mana Lebih Aman?
- 10 Agt 2026 08:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Talenan menjadi salah satu peralatan yang hampir selalu digunakan saat menyiapkan makanan. Namun, pernahkah terpikir bahwa bahan talenan, kondisi permukaannya, hingga cara penggunaannya dapat memengaruhi kebersihan makanan?
Selama ini, talenan plastik sering dianggap lebih higienis karena permukaannya mudah dibersihkan. Sementara itu, talenan kayu kerap dikhawatirkan menjadi tempat bakteri bertahan karena memiliki permukaan yang berpori. Namun, penelitian menunjukkan bahwa persoalannya tidak sesederhana memilih antara kayu atau plastik.
Penelitian Ak, Cliver, dan Kaspar yang diterbitkan dalam Journal of Food Protection pada 1994 membandingkan perilaku bakteri pada talenan kayu dan plastik yang sengaja terkontaminasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan interaksi bakteri dengan kedua material tersebut. Temuan ini menjadi salah satu bukti bahwa bahan talenan saja tidak cukup untuk menentukan tingkat keamanannya.
Penelitian lain oleh Milling dan rekan-rekan yang diterbitkan dalam Holzforschung pada 2005 juga membahas penggunaan kayu dalam praktik dari perspektif higienitas. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa anggapan kayu selalu lebih berisiko karena sifat alaminya perlu dilihat lebih hati-hati, termasuk bagaimana permukaan kayu digunakan dan dirawat.
Lalu, mana yang lebih aman? Jawabannya tidak mutlak kayu atau plastik. Kondisi talenan dan kebiasaan pengguna justru menjadi faktor penting. Talenan dengan banyak goresan dalam atau retakan dapat lebih sulit dibersihkan, sehingga sebaiknya diganti ketika permukaannya sudah tidak layak digunakan.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah mencegah kontaminasi silang. USDA merekomendasikan penggunaan talenan yang berbeda untuk daging dan unggas mentah dengan makanan yang siap dimakan. Jika hanya memiliki satu talenan, permukaannya perlu dicuci dan dibersihkan dengan benar sebelum digunakan untuk bahan makanan lain.
Jadi, memilih talenan tidak harus menjadi pertarungan antara kayu dan plastik. Talenan yang kondisinya baik, dibersihkan dengan benar, dan digunakan secara tepat dapat membantu menjaga keamanan makanan. Yang perlu diingat, talenan yang terlihat bersih belum tentu aman jika digunakan bergantian untuk bahan mentah dan makanan siap santap tanpa proses pembersihan yang tepat.
Referensi:
Ak, N. O., Cliver, D. O., & Kaspar, C. W. (1994). Cutting boards of plastic and wood contaminated experimentally with bacteria. Journal of Food Protection, 57(1), 16–22.
Milling, A., Kehr, R., Wulf, A., & Smalla, K. (2005). The use of wood in practice – a hygienic risk? Holzforschung, 59(5), 538–542.
USDA Food Safety and Inspection Service (FSIS). Cutting Boards and Food Safety.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....