Orang Tua Perlu Bangun Komunikasi Terbuka dengan Anak Usia Remaja sejak Dini
- 01 Agt 2026 10:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Masa remaja merupakan fase penting dalam kehidupan anak yang membutuhkan pendampingan dan perhatian lebih dari orang tua. Pada masa transisi ini, komunikasi yang terbuka dinilai menjadi kunci agar remaja dapat menghadapi berbagai perubahan yang terjadi dalam dirinya.
Ketua Yayasan Pupa Bengkulu, Susi Handayani, mengatakan orang tua perlu terus belajar agar mampu menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak remaja untuk bertanya. Menurutnya, remaja kerap mengalami kebingungan karena berada di antara masa kanak-kanak dan masa dewasa.
Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut membuat banyak remaja membutuhkan pendampingan dari orang tua dalam memahami berbagai perubahan yang mereka alami. "Kalau untuk anak remaja ini kan orang tua harus belajar juga dan bisa menjadi tempat untuk anak itu bertanya," kata Susi.
Susi Handayani mengungkapkan bahwa masa remaja ditandai dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat, yang meliputi pertumbuhan biologis, perkembangan emosional, hingga aspek psikologis yang memengaruhi cara berpikir dan bersikap remaja. "Pertumbuhan, perkembangan secara biologis, secara emosional, dan lain lain itukan berubah drastis," katanya.
| Baca juga: Wonder Woman untuk Ibu Bekerja, Benarkah? |
Menurutnya, perubahan yang terjadi secara drastis tersebut sering kali membuat remaja merasa bingung terhadap kondisi dirinya sendiri. Oleh sebab itu, orang tua diharapkan memiliki pemahaman yang cukup agar dapat memberikan arahan dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Susi menambahkan bahwa membangun kedekatan dengan anak sebaiknya dilakukan sejak memasuki masa remaja. "Pada saat itu adalah waktu yang sangat tepat, untuk orang tua bangun kedekatan,” ucapnya.
Susi Handayani menilai masa remaja merupakan waktu yang tepat bagi orang tua untuk mulai membahas fase tumbuh kembang secara terbuka, dan memberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dengan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai dengan usia anak. “Pada saat itu juga kan sudah bisa diskusi tentan fase tumbuh kembang, kesehatan reproduksi," ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara orang tua dan remaja akan membantu anak memperoleh informasi yang benar dari sumber yang terpercaya. Dengan demikian, remaja diharapkan mampu menjalani masa pertumbuhannya dengan lebih percaya diri, memahami perubahan yang dialami, serta terhindar dari informasi yang keliru mengenai kesehatan reproduksi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....