Mengelola Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Kompos yang Bermanfaat
- 31 Jul 2026 10:22 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Sampah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, kulit buah, daun kering, dan ampas makanan merupakan jenis limbah yang dihasilkan setiap hari. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik dapat menimbulkan bau tidak sedap, mengundang serangga, serta meningkatkan jumlah limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Padua, Italia, dan dipublikasikan dalam Journal of Cleaner Production menunjukkan bahwa pengolahan sampah organik menjadi kompos mampu mengurangi volume limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk alami yang bermanfaat bagi tanaman. Pengomposan juga menjadi salah satu metode pengelolaan sampah yang efektif dalam mendukung pelestarian lingkungan dan mengurangi emisi dari tempat pembuangan akhir.
Pembuatan kompos dapat dimulai dengan memisahkan sampah organik dari sampah anorganik sejak awal. Kulit buah, sisa sayuran, daun kering, dan ampas kopi merupakan beberapa contoh bahan yang dapat diolah menjadi kompos dengan proses yang relatif sederhana.
Selain memilih bahan yang tepat, kelembapan dan sirkulasi udara pada wadah kompos juga perlu diperhatikan agar proses penguraian berlangsung dengan baik. Pengadukan secara berkala membantu mempercepat pembentukan kompos sekaligus mengurangi munculnya bau yang kurang sedap.
Kompos yang telah matang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman hias, sayuran, maupun tanaman buah di pekarangan rumah. Kandungan unsur hara di dalam kompos membantu memperbaiki struktur tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.
Mengolah sampah organik juga dapat menjadi kegiatan edukatif yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Anak-anak dapat belajar mengenal pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memahami manfaat daur ulang limbah organik sejak usia dini.
Dengan mengelola sampah organik menjadi kompos, masyarakat dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memperoleh manfaat bagi tanaman di sekitar rumah. Kebiasaan sederhana ini menjadi langkah nyata dalam mendukung gaya hidup yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....