Peluang Sayuran Hidroponik di Bengkulu Terbuka Seiring Kesadaran Hidup Sehat
- 28 Jul 2026 09:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Sayuran hidroponik dinilai memiliki peluang pasar yang cukup besar di Bengkulu, seiring meningkatnya daya beli dan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi pangan berkualitas. Selain berpotensi menjadi peluang usaha, sayuran hidroponik juga dapat menjadi pilihan masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi sayuran yang dibudidayakan dengan penggunaan pestisida yang lebih terkontrol.
Dosen Agroteknologi Universitas Hazairin Bengkulu, Ikhsan Hasibuan, M.Sc., mengatakan usaha hidroponik akan berkembang apabila didukung oleh masyarakat dengan daya beli yang baik. Menurutnya, peluang pasar sayuran hidroponik cukup besar apabila dikelola secara serius dan menyasar masyarakat yang memiliki perhatian terhadap kualitas pangan.
"Kalau saya lihat ekonomi masyarakat Bengkulu sebagian sudah bagus, hidroponik ini akan hidup apabila masyarakatnya memiliki daya beli yang tinggi," kata Ikhsan. Ia meyakini peluang usaha tersebut akan semakin besar apabila pelaku hidroponik mampu menghasilkan produk berkualitas sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Ikhsan mengatakan pasar sayuran hidroponik dapat menyasar berbagai kelompok masyarakat yang mulai memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi sehari-hari. "Saya yakin apabila ini digeluti peluang pasarnya besar, seperti teman-teman dosen, guru, atau ibu-ibu yang sering ke mall, cari makanan yang memang berkualitas," ujarnya.
Selain dari sisi ekonomi, Ikhsan menilai sayuran hidroponik memiliki keunggulan dari aspek kesehatan karena proses budidayanya dapat dilakukan dengan meminimalkan penggunaan pestisida. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu nilai tambah hidroponik di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap keamanan pangan.
"Jadi kelebihan hidroponik yang paling utama itu tidak mengandung pestisida," kata Ikhsan. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan bahan pangan yang dikonsumsi setiap hari karena paparan residu pestisida dan insektisida perlu diwaspadai.
Ikhsan menilai paparan residu bahan kimia dari pangan yang dikonsumsi secara terus-menerus perlu menjadi perhatian masyarakat. "Pestisida inilah yang sebenarnya sangat berbahaya bagi kita kalau kita konsumsi setiap hari pelan-pelan seperti kita konsumsi sekarang, sebenarnya kita meracuni diri kita sendiri, kita enggak sadar," ujarnya.
Ia juga mengaitkan paparan residu pestisida dan insektisida dengan risiko berbagai penyakit yang dapat mengancam kesehatan masyarakat. "Tapi kalau mau lihat buktinya, silakan di rumah sakit, yang kena kanker, kena stroke, itu semua terkait dengan apa yang kita konsumsi, ada pestisida, residu dari insektisida," kata Ikhsan.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kebutuhan pangan berkualitas, pengembangan sayuran hidroponik dinilai dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan di Bengkulu. Selain memberikan nilai ekonomi bagi pelaku usaha, budidaya hidroponik juga berpotensi mendukung ketersediaan pangan yang lebih aman dan mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi yang lebih sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....