Lapas Perempuan Bengkulu Hadirkan Satria Berkuda untuk Keluarga Warga Binaan

  • 27 Jul 2026 08:09 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Bengkulu menghadirkan program Satria Berkuda atau Sabtu Ceria Bersama Keluarga Warga Binaan dan Tahanan sebagai upaya mempererat hubungan antara warga binaan, tahanan, dan keluarga. Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pada pekan terakhir setiap bulan dengan suasana yang lebih fleksibel dibandingkan layanan kunjungan reguler.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih, A.Md.IP., S.H., pada Sabtu, 25 Juli 2026 menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan layanan kunjungan khusus yang diselenggarakan di luar jadwal kunjungan harian. Menurutnya, program ini menjadi ruang bagi keluarga untuk bertemu warga binaan dalam waktu yang lebih panjang sekaligus memberikan pengalaman kunjungan yang lebih nyaman.

"Satria Berkuda ini adalah kegiatan Sabtu Ceria Bersama Keluarga Warga Binaan dan Tahanan. Jadi ini adalah kunjungan keluarga yang kami laksanakan satu bulan sekali, di setiap Sabtu minggu terakhir," ujar Suci Winarsih.

Suci mengatakan, layanan kunjungan reguler di Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu selama ini hanya dibuka pada hari Senin hingga Kamis. "Jadi kunjungan kami hanya Senin sampai Kamis saja setiap harinya, dan tidak ada di hari Sabtu, dan kami mengadakan kunjungan ini di hari Sabtu minggu terakhir," katanya.

Selain memberikan kesempatan bertemu keluarga, program Satria Berkuda juga menghadirkan sejumlah layanan pendukung bagi para pengunjung. Waktu kunjungan pun tidak dibatasi seperti layanan reguler, sehingga keluarga memiliki kesempatan lebih lama untuk bersilaturahmi dengan warga binaan.

Tidak hanya berfokus pada layanan kunjungan, kegiatan Satria Berkuda juga dirancang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. "Dan di dalam Satria Berkuda ini juga ada cek kesehatan gratis. Kami juga mengundang UMKM dari luar agar bisa membantu perekonomian UMKM yang ada di sekitar lapas," kata Suci.

Melalui program tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu berharap hubungan emosional antara warga binaan, tahanan, dan keluarga tetap terjaga selama menjalani masa pembinaan. Kehadiran layanan kesehatan dan pelibatan UMKM juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi pengunjung maupun masyarakat di sekitar lingkungan lapas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....