Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Perhatikan Stimulasi dan Interaksi

  • 24 Jul 2026 11:54 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tumbuh kembang anak menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan orang tua sejak usia dini karena berkaitan dengan kondisi fisik dan kemampuan anak dalam menjalani proses perkembangan sesuai usianya. Dokter Spesialis Anak, dr. Istiqomah Katin, M.Med,Sc., Sp.A, menjelaskan bahwa tumbuh kembang mencakup dua aspek utama, yakni pertumbuhan dan perkembangan.

Menurut dr. Istiqomah, pertumbuhan berkaitan dengan bertambahnya ukuran tubuh anak yang dapat diukur secara objektif melalui sejumlah indikator. "Tumbuh kembang itu sendiri kan artinya ada pertumbuhan ada perkembangan," katanya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan dapat dilihat dari bertambahnya ukuran sel yang ditandai dengan peningkatan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak. "Nah kalau pertumbuhan itu bertambah ukuran selnya, artinya berat badannya naik, tinggi badannya naik, lingkar kepalanya, atau hal-hal yang bisa kita ukur," ujar dr. Istiqomah.

Sementara itu, perkembangan lebih berkaitan dengan struktur dan fungsi tubuh yang terlihat dari kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas sesuai tahapan usianya. Kemampuan tersebut meliputi perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa, serta kemampuan personal dan sosial anak.

Dr. Istiqomah menilai, pemberian gawai atau gadget secara berlebihan kepada anak tidak hanya berpotensi memengaruhi perkembangan, tetapi juga dapat berdampak pada proses tumbuh kembang anak, terutama dalam kemampuan bahasa. Ia menegaskan, "Nah ketika kita memberikan gadget, sebenarnya bukan perkembangannya saja, tetapi memang juga memengaruhi pertumbuhan dari anak tersebut, terutama di bagian bahasa," kata Istiqomah menambahkan.

Menurutnya, kemampuan bahasa anak terbentuk melalui stimulasi dan interaksi yang dilakukan secara langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, penggunaan gawai dengan durasi layar atau screen time yang berlebihan dapat mengurangi kesempatan anak untuk berinteraksi dan mendapatkan stimulasi bahasa secara optimal.

"Karena bahasa itu dibentuk dari stimulasi kemudian dari interaksi, ketika anak itu banyak screen time dan gadget, maka memang kemampuan bahasanya itu cenderung terganggu ataupun terlambat dibandingkan usianya," ucap dr. Istiqomah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran orang tua dalam memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia anak serta membangun interaksi langsung untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....