Mengenal Sleepmaxxing, Tren Viral yang Diklaim Bikin Tidur Lebih Nyenyak

  • 20 Jul 2026 09:16 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Istilah sleepmaxxing belakangan ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di TikTok. Tren ini mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan kualitas tidur melalui berbagai cara, mulai dari menjaga suhu kamar, menggunakan alat pelacak tidur, hingga menerapkan rutinitas sebelum tidur.

Menurut survei American Academy of Sleep Medicine (AASM), semakin banyak orang yang menggunakan jam tangan pintar maupun aplikasi untuk memantau kualitas tidurnya. Namun, para ahli mengingatkan bahwa mengejar skor tidur yang sempurna justru dapat memicu kecemasan dan membuat seseorang semakin sulit tidur.

Dokter spesialis tidur dari University of California San Francisco (UCSF), Dr. Katherine Malcolm, menjelaskan bahwa alat pelacak tidur memang dapat membantu melihat pola tidur secara umum. Akan tetapi, perangkat tersebut tidak mampu mengukur seluruh tahapan tidur seakurat pemeriksaan di laboratorium tidur sehingga hasilnya tidak perlu dijadikan patokan mutlak.

Sementara itu, pakar tidur dari Stanford Sleep Medicine, Dr. Rafael Pelayo, mengatakan bahwa angka atau sleep score pada setiap perangkat dibuat dengan algoritma yang berbeda-beda. Karena itu, skor tersebut lebih tepat digunakan untuk melihat perubahan dari waktu ke waktu, bukan sebagai penentu apakah seseorang tidur dengan baik atau tidak.

Para ahli menilai, beberapa kebiasaan dalam sleepmaxxing memang didukung bukti ilmiah. Di antaranya adalah tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, mengurangi paparan cahaya dari gawai sebelum tidur, menjaga kamar tetap sejuk, gelap, dan tenang, serta menghindari konsumsi kafein maupun alkohol menjelang waktu tidur.

Sebaliknya, sejumlah tren viral seperti menutup mulut dengan plester (mouth taping) atau mengonsumsi berbagai suplemen tanpa anjuran tenaga kesehatan belum memiliki bukti ilmiah yang kuat. Praktik tersebut bahkan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila dilakukan tanpa pengawasan medis.

Sleepmaxxing dapat memberikan manfaat apabila fokus pada kebiasaan tidur yang sehat dan realistis, bukan mengejar kesempurnaan. Para pakar menyarankan masyarakat menjadikan tidur berkualitas sebagai bagian dari gaya hidup sehat, serta berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami gangguan tidur yang berlangsung terus-menerus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....