AI Berfungsi Menjadi Alat Bantu, Bukan Sebagai Pengganti Tenaga Pendidik

  • 19 Jul 2026 11:02 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan sebagai alat bantu bagi guru untuk menyiapkan materi pembelajaran. Kehadiran teknologi tersebut dinilai mampu membantu guru memperoleh ide pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif tanpa menggantikan peran utama pendidik di dalam kelas.

Pengajar dari Ruang Guru, Chinta Ade Putri, mengatakan bahwa pengalaman penggunaan AI di lingkungan pendidikan lebih banyak dimanfaatkan sebagai sarana pendukung dalam proses persiapan mengajar. "Jadi kalau untuk pengalaman, itu para guru menggunakan AI itu sebagai bantuan untuk mencari materi, seperti ide-ide, untuk membuat kelas lebih interaktif, dan lainnya," ujar Chinta.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan AI harus tetap berada dalam batas yang tepat agar tidak mengurangi kualitas proses pembelajaran. Menurutnya, teknologi hanya berfungsi sebagai pendukung, sedangkan guru tetap menjadi fasilitator utama dalam menyampaikan materi kepada peserta didik.

"Tapi sebagai guru pun kita diberikan porsi, sebatas mana kita bisa menggunakan AI. Jadi untuk fasilitator utamanya tetap guru," katanya.

Chinta juga menjelaskan bahwa pengalaman mengajarnya berbeda dengan tenaga pendidik yang sehari-hari berhadapan dengan mahasiswa. Ia lebih banyak mendampingi peserta didik mulai dari usia dini hingga jenjang sekolah menengah atas.

"Kalau saya sedikit berbeda dengan yang hari-harinya berhadapan dengan mahasiswa, yang usianya juga sudah cukup matang. Kalau saya itu mengajar lebih ke anak-anak, dari usia 3 tahun mungkin sampai SMA untuk batasannya," ucapnya.

Menurutnya, pendekatan pembelajaran bagi anak-anak membutuhkan kreativitas yang tinggi sehingga AI dapat menjadi salah satu sumber inspirasi dalam menyusun kegiatan belajar. Namun demikian, interaksi langsung, pendampingan, serta kemampuan guru dalam memahami karakter peserta didik tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....