Tim Pendamping Keluarga Lakukan Pemeriksaan Ibu Hamil dan Kesehatan Keluarga
- 30 Jun 2026 15:12 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kegiatan pemeriksaan kehamilan melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) terus dilakukan untuk memastikan kesehatan ibu hamil dan mencegah risiko komplikasi selama masa kehamilan. Dalam pelaksanaannya, kader turun langsung ke rumah warga dengan pendampingan bidan guna meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Bidan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kandang Limun, Andini Rahayu mengatakan, kegiatan pendampingan tersebut menyasar berbagai kelompok, mulai dari ibu hamil hingga calon pengantin. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pemantauan kesehatan keluarga secara menyeluruh.
“Tujuannya untuk memeriksa ibu hamil, ibu bersalin, anak-anak, ibu selepas pasca bersalin, nifas, sampai ke anak dibawah dua tahun, dan calon pengantin,” ujar Andini. Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan agar kondisi kesehatan ibu hamil, anak dan calon pengantin dapat terpantau dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa selama masa kehamilan, ibu hamil dianjurkan menjalani pemeriksaan secara berkala pada setiap tahapan kehamilan. “Untuk hari ini kita lakukan pemeriksaan ibu hamil, kenapa kita datangi, karena nanti takutnya tidak semua ibu hamil itu kooperatif untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya mulai trimester 1, 2 dan 3,” katanya.
“Pada masa tiga trimester tersebut, ibu hamil minimal 6 kali pemeriksaan selama kehamilan,” ujarnya. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih dini apabila terdapat kondisi yang berisiko terhadap ibu maupun janin.
Andini berharap pendampingan langsung yang dilakukan kader bersama bidan dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan secara berkelanjutan. Hal itu juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya komplikasi selama masa kehamilan maupun persalinan.
“Jadi kader didampingi bidan datang ke setiap rumah. Kami berharap banyak ibu hamil yang mau memberanikan diri memeriksakan kehamilannya itu terus menerus, untuk menghindari risiko komplikasi,” ungkapnya.
Sementara itu, kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), Anita, menjelaskan untuk kelurahan Kandang Limun, ada tiga tim yang melakukan pendampingan. Menurutnya, setiap tim memiliki pembagian wilayah kerja dan unsur pendamping yang berbeda.
“Untuk Kelurahan Kandang Limun ini ada tiga tim, satu timnya mendampingi tujuh RT. Dalam satu tim ada tiga komponen, yaitu bidan, yang kedua tim dari PKK, dan ketiga dari PPKBD,” kata Anita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....