Kebiasaan Membawa Tumbler, Langkah Kecil yang Berdampak bagi Lingkungan
- 29 Jun 2026 13:22 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Membawa botol minum atau tumbler sendiri kini menjadi kebiasaan yang semakin banyak dilakukan masyarakat. Selain lebih praktis, kebiasaan tersebut juga dinilai mampu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai yang berpotensi mencemari lingkungan.
Menurut United Nations Environment Programme (UNEP), polusi plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di dunia. UNEP menyebut jutaan ton sampah plastik masuk ke ekosistem setiap tahun dan sebagian besar berakhir di sungai maupun lautan sehingga mengancam kehidupan satwa serta kesehatan manusia.
Direktur Eksekutif UNEP, Inger Andersen, mengatakan krisis polusi plastik merupakan persoalan global yang membutuhkan aksi bersama dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, perubahan kebiasaan sehari-hari, termasuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjadi bagian penting dalam mengatasi permasalahan tersebut.
Sementara itu, Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Agus Rusly, mengatakan upaya mengurangi sampah plastik harus dimulai dari sumbernya melalui perubahan perilaku masyarakat. Ia menjelaskan penggunaan barang yang dapat dipakai berulang kali, seperti tumbler, tas belanja, dan wadah makan, merupakan langkah sederhana yang mampu mengurangi timbulan sampah plastik.
Agus Rusly menegaskan, penerapan budaya guna ulang (reuse) tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekonomi sirkular di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan pengurangan sampah plastik memerlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
UNEP juga mengingatkan bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar terhadap kelestarian lingkungan. Membiasakan membawa tumbler sendiri saat beraktivitas dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada botol plastik sekali pakai sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah.
Membawa tumbler mungkin terlihat sebagai kebiasaan sederhana, namun jika dilakukan secara konsisten oleh banyak orang, manfaatnya akan semakin besar bagi lingkungan. Dengan membangun budaya menggunakan produk yang dapat dipakai berulang kali, masyarakat turut berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik dan menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....