Mengintip Sanssouci: Istana tanpa Beban Tempat Raja Prusia 'Sembunyi' dari Dunia

  • 27 Mei 2026 20:33 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di balik kemegahan sejarah Jerman, terdapat sebuah istana yang dibangun bukan untuk pamer kekuasaan, melainkan untuk melarikan diri dari kepenatan hidup. Istana itu bernama Sanssouci, sebuah permata arsitektur Rococo di Potsdam, dekat Berlin, yang menjadi saksi bisu sisi lain dari Raja Prusia yang terkenal garang, Friedrich Agung (Frederick the Great).

Jika istana lain dibangun untuk urusan politik dan protokoler ketat, Sanssouci justru sebaliknya. Berikut adalah deretan fakta menarik tentang istana santai yang super mewah ini:

1. Nama yang Berarti "Tanpa Beban"

Nama Sanssouci diambil dari bahasa Prancis (sans souci) yang arti harfiahnya adalah "tanpa kekhawatiran" atau "tanpa beban". Bagi Friedrich Agung, istana ini adalah tempat di mana ia bisa melepas mahkotanya sejenak, bermain seruling, membaca filsafat, dan berkumpul dengan sahabat-sahabatnya tanpa harus memikirkan urusan perang atau negara.

2. Istana yang Sengaja Dibuat "Mungil"

Berbeda dengan Istana Versailles di Prancis yang luar biasa raksasa, Sanssouci relatif kecil. Istana ini hanya berupa bangunan satu lantai dengan 10 kamar utama. Friedrich tidak ingin istana yang megah dan melelahkan untuk dikelilingi; ia hanya ingin tempat tinggal yang intim, nyaman, dan langsung menghadap ke alam.

3. Kebun Anggur Berundak yang Memukau

Salah satu daya tarik utama Sanssouci adalah lanskap bagian depannya. Istana ini berdiri di atas bukit yang disulap menjadi kebun anggur berundak (terraced vineyard). Terdiri dari enam tingkatan bertingkat, kebun ini dirancang agar tanaman anggur mendapatkan sinar matahari maksimal, sekaligus menciptakan pemandangan hijau yang sangat ikonis saat kita melihat istana dari bawah.

4. Zona Bebas Wanita (Bahkan untuk Sang Ratu)

Ada aturan unik dan kontroversial di istana ini: perempuan dilarang masuk. Friedrich Agung memiliki hubungan yang dingin dengan istrinya, Elisabeth Christine. Sang ratu bahkan tidak pernah menginjakkan kaki di Sanssouci selama suaminya hidup. Tamu-tamu yang diundang ke sini semuanya adalah pria, mulai dari jenderal, seniman, hingga filsuf terkenal Prancis, Voltaire.

5. Keinginan Terakhir Raja: Dikubur Bersama Anjing-Anjingnya

Friedrich Agung sangat mencintai Sanssouci melebihi apa pun, sampai-sampai ia berpesan ingin dimakamkan di teras istana tersebut, tepat di samping kuburan anjing-anjing greyhound kesayangannya. Namun, karena alasan politik, keinginannya baru terwujud pada tahun 1991 (205 tahun setelah kematiannya), di mana jenazahnya akhirnya dipindahkan ke Sanssouci. Uniknya, pengunjung sering meninggalkan buah kentang di atas makamnya sebagai penghormatan, karena dialah raja yang memperkenalkan kentang ke masyarakat Prusia.

Kini, Istana Sanssouci telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Istana ini menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Jerman, menawarkan kombinasi sempurna antara kemewahan arsitektur abad ke-18 dan ketenangan alam yang magis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....