Tisu: Dari Barang Mewah Menjadi Kebutuhan Harian

  • 11 Mei 2026 13:15 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tisu menjadi salah satu benda sederhana yang kini tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kehadirannya membantu masyarakat menjaga kebersihan dengan cara yang praktis dan higienis.

Sejarah tisu bermula di Tiongkok sekitar abad ke-14. Pada masa itu, tisu digunakan sebagai barang mewah yang hanya dinikmati kalangan kerajaan dan bangsawan.

Penggunaan tisu pada masa awal masih sangat terbatas karena proses pembuatannya cukup rumit. Selain itu, bahan pembuat tisu juga dianggap bernilai tinggi sehingga tidak mudah dimiliki masyarakat umum.

Di dunia Barat, penggunaan tisu mulai populer pada awal abad ke-20 setelah Kleenex diluncurkan oleh Kimberly-Clark. Produk ini kemudian menjadi salah satu pelopor penggunaan tisu modern.

Awalnya, tisu digunakan sebagai pengganti sapu tangan, terutama saat wabah influenza tahun 1918. Masyarakat mulai memilih tisu karena dianggap lebih higienis dan dapat langsung dibuang setelah digunakan.

Bahan tisu yang lembut dan praktis membuat penggunaannya cepat diterima di berbagai negara. Seiring perkembangan industri, tisu kemudian diproduksi dalam berbagai ukuran dan fungsi sesuai kebutuhan masyarakat.

Kini, tisu hadir dalam berbagai jenis seperti tisu wajah, tisu dapur, tisu basah, hingga tisu toilet. Kehadirannya menjadi bagian penting dari gaya hidup modern yang mengutamakan kebersihan dan kepraktisan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....