Korek Api: Percikan Kecil yang Mengubah Peradaban
- 11 Mei 2026 13:13 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Korek api menjadi salah satu penemuan sederhana yang membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Alat ini memudahkan manusia menyalakan api dengan cepat untuk kebutuhan memasak, penerangan, hingga berbagai aktivitas sehari-hari.
Sebelum korek api ditemukan, manusia menyalakan api menggunakan batu dan baja yang digesekkan hingga menghasilkan percikan. Cara tersebut membutuhkan waktu lebih lama dan tidak selalu mudah dilakukan.
Perkembangan besar terjadi pada tahun 1826 ketika John Walker menciptakan korek api modern pertama. Korek api tersebut menggunakan campuran bahan kimia yang dapat menyala saat digesekkan.
Penemuan itu menjadi langkah penting dalam perkembangan teknologi api praktis. Masyarakat mulai memiliki cara yang lebih mudah dan cepat untuk menghasilkan nyala api kapan saja diperlukan.
Meski demikian, korek api generasi awal memiliki kelemahan karena menggunakan fosfor putih yang berbahaya. Selain menimbulkan bau menyengat, bahan tersebut juga memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan.
Pada tahun 1844, Gustaf Erik Pasch berhasil menciptakan korek api aman menggunakan fosfor merah. Penemuan ini kemudian menjadi dasar standar industri korek api modern di berbagai negara.
Kini, korek api hadir dalam berbagai bentuk mulai dari korek batang, korek gas, hingga korek elektrik. Meski teknologi terus berkembang, korek api tetap menjadi alat penting yang membantu berbagai kebutuhan manusia sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....