Sejarah Buku: Dari Papirus ke Buku Cetak Modern
- 11 Mei 2026 10:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Buku menjadi salah satu penemuan terpenting dalam sejarah peradaban manusia. Melalui buku, berbagai ilmu pengetahuan, budaya, dan sejarah dapat diwariskan dari generasi ke generasi.
Konsep awal buku bermula dari penggunaan gulungan papirus di Mesir sekitar tahun 3000 SM. Papirus digunakan sebagai media tulis untuk mencatat berbagai informasi penting, mulai dari pemerintahan hingga kehidupan masyarakat.
Pada masa itu, tulisan disimpan dalam bentuk gulungan panjang yang dibaca dengan cara dibentangkan. Meski sederhana, metode tersebut menjadi langkah awal perkembangan sistem dokumentasi manusia.
Bentuk buku modern mulai muncul pada abad ke-1 M di Roma. Halaman-halaman tulisan mulai dijilid menjadi satu volume sehingga lebih praktis dibawa dan dibaca.
Perkembangan terbesar dalam sejarah buku terjadi pada abad ke-15 setelah Johannes Gutenberg menemukan mesin cetak di Jerman. Teknologi ini memungkinkan buku diproduksi secara massal dalam jumlah besar.
Penemuan mesin cetak membuat penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih cepat dan luas. Buku yang sebelumnya hanya dimiliki kalangan tertentu mulai dapat diakses oleh masyarakat umum.
Kini, buku telah berkembang ke dalam bentuk digital yang dapat dibaca melalui perangkat elektronik. Meski teknologi terus berubah, buku tetap menjadi sumber ilmu pengetahuan dan pencerahan yang memiliki nilai penting bagi kehidupan manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....