Kenapa Indonesia Pakai Setir Kanan? ternyata Ini Sejarahnya!

  • 23 Apr 2026 22:26 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah terpikir kenapa posisi setir mobil di Indonesia ada di sebelah kanan dan kita berkendara di lajur kiri? Sementara di Amerika atau Eropa (kecuali Inggris), mereka justru sebaliknya. Apakah ini cuma kebetulan? Ternyata, jawabannya ada di lembaran sejarah panjang bangsa kita!

1. Warisan dari Zaman Penjajahan Belanda

Banyak yang mengira kita mengikuti gaya Inggris. Padahal, awalnya kita mengikuti Belanda. Pada abad ke-16, orang Belanda yang datang ke Nusantara membawa kebiasaan menyetir di sisi kanan (lajur kiri).

Uniknya, saat itu Belanda sendiri memang masih pakai setir kanan. Namun, ketika Napoleon Bonaparte dari Prancis menjajah Belanda, ia mengubah aturan di sana menjadi setir kiri. Hebatnya, perubahan itu tidak sampai ke Hindia Belanda (Indonesia), sehingga kita tetap setia dengan setir kanan sampai sekarang.

2. Pengaruh Pendudukan Jepang

Kebiasaan setir kanan ini semakin diperkuat saat Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942. Jepang adalah negara yang juga menganut sistem setir kanan (left-hand traffic). Jadi, alih-alih mengubah aturan yang sudah ada, Jepang justru memperkokoh sistem berkendara di lajur kiri di tanah air.

3. Standarisasi Pabrikan Otomotif

Karena Indonesia sudah terbiasa dengan setir kanan, pabrikan mobil (terutama dari Jepang seperti Toyota, Honda, dan Mitsubishi) jadi lebih mudah memasok kendaraan yang sesuai dengan infrastruktur kita. Hal inilah yang membuat posisi setir kanan tetap bertahan dan menjadi standar resmi hingga saat ini.

Indonesia adalah satu dari sekitar 35% negara di dunia yang mengemudi di sisi kiri jalan. Jadi, kalau kamu merasa ribet saat harus pindah ke luar negeri dan menyetir di sisi kiri, ingatlah kalau ini adalah bagian dari sejarah perjalanan bangsa kita yang unik!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....