Cuma Ada di Sini! Burung yang Bulunya Pernah Lebih Mahal dari Permata
- 23 Apr 2026 21:46 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Di balik rimbunnya hutan awan (cloud forest) yang menyelimuti pegunungan Guatemala, bertengger seekor burung dengan bulu hijau zamrud yang berkilau. Ia bukan sekadar fauna; ia adalah Quetzal Resplendent (Pharomachrus mocinno), burung nasional yang menjadi napas bagi identitas bangsa Guatemala.
Keindahan yang Melampaui Estetika
Bagi siapa pun yang beruntung melihatnya, Quetzal adalah pemandangan yang magis. Burung jantan dikenal dengan bulu ekornya yang bisa tumbuh hingga satu meter, menjuntai indah saat terbang di antara pepohonan. Perpaduan warna merah cerah di dada dan hijau metalik pada sayapnya menciptakan kontras yang memukau.
Namun, bagi masyarakat Guatemala, keindahan ini memiliki makna yang lebih dalam:
- Simbol Kebebasan: Konon, Quetzal tidak dapat hidup dalam sangkar. Ia akan mati karena patah hati jika kebebasannya direnggut. Hal inilah yang menjadikannya simbol kedaulatan dan kebebasan yang abadi.
- Warisan Suku Maya: Suku Maya kuno memuja Quetzal sebagai titisan dewa udara. Bulu ekornya yang panjang digunakan dalam hiasan kepala raja dan pendeta, namun burung ini tidak pernah dibunuh; mereka ditangkap, dicabut bulunya dengan hati-hati, lalu dilepaskan kembali ke alam liar.
Lebih dari Sekadar Burung: Identitas Bangsa
Nama "Quetzal" begitu melekat dalam sendi kehidupan masyarakat Guatemala:
- Mata Uang: Sejak tahun 1924, mata uang resmi negara ini dinamakan Quetzal.
- Bendera dan Lambang Negara: Sosoknya gagah bertengger di atas senapan dalam lambang negara, melambangkan perlindungan terhadap kedaulatan.
- Toponimi: Salah satu kota terbesar kedua di Guatemala pun menyandang namanya, yaitu Quetzaltenango.
Tantangan di Masa Depan
Meskipun menyandang status terhormat, Quetzal saat ini menghadapi ancaman serius akibat deforestasi dan hilangnya habitat hutan awan. Upaya konservasi kini menjadi prioritas pemerintah dan organisasi lingkungan di Guatemala untuk memastikan bahwa kepakan sayap sang legenda tidak hanya menjadi cerita di buku sejarah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....