Waspada Modus Silent Call Penipuan Siber
- 21 Apr 2026 05:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Masyarakat diminta waspada terhadap fenomena silent call atau panggilan hening yang belakangan marak terjadi. Modus ini menjadi salah satu bentuk penipuan siber yang memanfaatkan rasa penasaran korban.
Silent call biasanya berupa panggilan telepon tanpa suara ketika diangkat. Pelaku kerap menggunakan sistem otomatis untuk menghubungi banyak nomor secara acak.
Dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada Selasa, 21 April 2026, panggilan semacam ini dapat menjadi bagian dari upaya penipuan atau pengumpulan data pengguna. Masyarakat diimbau untuk tidak menanggapi atau menelepon balik nomor yang mencurigakan.
Selain itu, laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara menyebutkan bahwa modus panggilan misterius sering digunakan untuk memverifikasi nomor aktif. Setelah itu, nomor korban berpotensi menjadi target penipuan lanjutan seperti phishing atau social engineering.
Pelaku biasanya memanfaatkan teknologi VoIP untuk menyamarkan identitas nomor. Hal ini membuat nomor yang digunakan sulit dilacak dan sering berganti.
Untuk menghindari risiko, masyarakat disarankan tidak mengangkat panggilan dari nomor tidak dikenal. Penggunaan aplikasi pemblokir panggilan juga dapat membantu meminimalkan gangguan tersebut.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, potensi kerugian akibat penipuan digital dapat ditekan. Edukasi literasi digital menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam berbagai modus kejahatan siber.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....