Tidak Semua Gempa Picu Tsunami

  • 02 Apr 2026 14:09 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Gempa Hari Ini

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tidak semua gempa bumi berpotensi menimbulkan tsunami, meskipun seringkali masyarakat langsung merasa khawatir saat merasakan getaran kuat. Pemahaman yang tepat mengenai ciri-ciri gempa yang berpotensi tsunami menjadi penting untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan.

Secara ilmiah, tsunami umumnya dipicu oleh gempa tektonik yang terjadi di bawah laut dengan kekuatan besar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa kekuatan gempa biasanya di atas magnitudo 6,5 dan memiliki kedalaman dangkal.

Selain kekuatan, lokasi gempa juga menjadi faktor utama dalam memicu tsunami. Gempa yang terjadi di daratan umumnya tidak berpotensi tsunami karena tidak menyebabkan pergerakan massa air laut secara signifikan.

Ciri lain yang perlu dikenali adalah jenis patahan gempa yang terjadi. Gempa dengan mekanisme naik atau thrust fault lebih berpotensi menyebabkan tsunami dibandingkan gempa geser.

Masyarakat juga dapat mengenali tanda alami setelah gempa terjadi, seperti air laut yang tiba-tiba surut secara tidak wajar. Fenomena ini sering menjadi peringatan alami sebelum gelombang tsunami datang ke daratan.

Dikutip dari laman resmi BMKG pada Kamis, 2 April 2026, masyarakat diimbau untuk segera menjauhi pantai jika merasakan gempa kuat lebih dari 20 detik. Langkah evakuasi mandiri menjadi kunci keselamatan sebelum adanya peringatan resmi.

Dengan memahami ciri-ciri tersebut, masyarakat diharapkan lebih siap dalam menghadapi potensi bencana. Edukasi yang tepat akan membantu mengurangi risiko sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....