Tri Hari Suci: Puncak Misteri Penebusan dalam Iman Katolik

  • 02 Apr 2026 10:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tri Hari Suci atau Triduum Paskah merupakan tiga hari paling sakral yang menjadi pusat seluruh tahun liturgi bagi umat Katolik. Rangkaian ini dimulai dari Misa Perjamuan Terakhir pada Kamis Putih dan mencapai puncaknya pada Minggu Kebangkitan atau Paskah.

Misteri ini tidak dipandang sebagai tiga perayaan yang terpisah, melainkan satu kesatuan karya keselamatan Allah bagi manusia. Melalui ritual yang mendalam, umat diajak masuk secara sakramental ke dalam peristiwa sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus.

Kamis Putih mengawali rangkaian ini dengan perayaan kasih melalui penetapan Ekaristi dan teladan pembasuhan kaki. Pada malam ini, Gereja merayakan mandat pelayanan serta kehadiran nyata Yesus dalam rupa roti dan anggur sebelum Ia memasuki masa sengsara.

Setelah itu, Jumat Agung membawa umat ke dalam keheningan yang mendalam untuk merenungkan wafat Yesus di kayu salib. Tidak ada perayaan ekaristi pada hari ini, karena fokus utama adalah penghormatan salib sebagai lambang kemenangan atas dosa dan maut.

Sabtu Suci menjadi masa penantian khidmat di mana umat berjaga-jaga di depan makam Tuhan dengan penuh harapan. Gereja menanti dalam doa dan puasa hingga fajar kebangkitan tersingkap melalui upacara cahaya pada Vigili Paskah.

Puncak dari seluruh Triduum adalah Minggu Paskah yang merayakan kemenangan mutlak Kristus atas kuasa kegelapan. Sukacita kebangkitan ini menjadi dasar iman kristiani bahwa kehidupan kekal telah dibuka bagi semua orang yang percaya.

Secara keseluruhan, Tri Hari Suci adalah ziarah batin bagi setiap orang beriman untuk memperbaharui komitmen kasih mereka. Dengan mengikuti jejak langkah Kristus, umat diharapkan mampu bangkit menjadi pribadi baru yang penuh dengan terang dan damai sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....