Si 'Payung' Pesisir yang Tak Sekadar Teduh: Mengenal Potensi Besar Pohon Ketapang
- 27 Mar 2026 15:21 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Jika Anda berjalan di sepanjang trotoar kota atau garis pantai, kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan pohon berdaun lebar yang tersusun rapi seperti payung raksasa. Inilah Ketapang (Terminalia catappa), pohon yang selama ini sering dianggap sebagai peneduh biasa, namun ternyata menyimpan segudap manfaat ekologis dan ekonomi yang luar biasa.
Arsitektur Alam yang Ikonik
Ketapang dikenal karena bentuk percabangannya yang mendatar dan bertingkat-tingkat, sebuah pola yang oleh para ahli botani disebut sebagai model arsitektur Aubréville. Karakteristik ini menjadikannya primadona dalam lanskap perkotaan untuk menurunkan suhu mikro di area sekitarnya.
"Ketapang adalah salah satu penyerap karbon yang baik dan sangat toleran terhadap polusi serta kadar garam tinggi," ujar seorang praktisi lingkungan dalam diskusi penghijauan kota baru-baru ini.
Bukan Sekadar Sampah Daun
Bagi sebagian orang, Ketapang mungkin dianggap merepotkan karena menggugurkan daunnya dua kali setahun, meninggalkan tumpukan daun kering berwarna kemerahan. Namun, di tangan yang tepat, "sampah" ini adalah emas.
- Dunia Akuarium: Daun ketapang kering adalah komoditas ekspor. Para penghobi ikan hias, khususnya ikan cupang, menggunakan rendaman daun ini untuk mengatur pH air dan sebagai antibiotik alami.
- Industri Tekstil: Pigmen warna dari daun ketapang menghasilkan zat warna alami (hitam dan cokelat) yang kini mulai diminati industri fashion berkelanjutan.
- Kesehatan: Ekstrak kulit batang dan daunnya telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi peradangan dan masalah pencernaan.
Ketahanan Pesisir
Di wilayah pantai, Ketapang berperan sebagai benteng alami. Akarnya yang kuat membantu mencegah abrasi, sementara tajuknya yang lebar memecah angin laut yang kencang, melindungi pemukiman warga di balik garis pantai.
Dengan segala kelebihannya, pohon Ketapang membuktikan bahwa solusi untuk masalah lingkungan seringkali ada tepat di depan mata kita, atau dalam hal ini, tepat di atas kepala kita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....