Mengenal Kode Ditransmisi Mobil Matic

  • 27 Mar 2026 07:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tidak dapat dipungkiri bahwa peminat mobil bertransmisi otomatis atau matic semakin masif. Mobil matic menawarkan kemudahan berkendara yang menjadi alasan banyak orang memilihnya. Lalu, Anda perlu tahu bahwa tuas atau persneling mobil matic berbeda jauh dengan mobil manual.

Bagi pengemudi yang belum terbiasa, tentu bingung melihat angka dan huruf yang terdapat pada persneling mobil matic. Jika Anda masih bingung dengan kode-kode tersebut, maka simak artikel kali ini!

Arti Kode Huruf Pada Persneling Mobil Matic

Saat mengemudi mobil matic, mengetahui arti kode huruf-huruf yang terdapat pada tuas perseneling sangatlah penting. Karena hal tersebut penting untuk kenyamanan dan keamanan Anda selama berkendara.

Perbedaan yang signifikan antara persneling mobil manual dan matic adalah tidak dibutuhkannya kopling. Langsung saja, berikut arti kode huruf pada persneling mobil matic:

1. P (Parking)

Kode huruf P yang terdapat pada tuas persneling mobil matic berarti parking atau parkir. Saat Anda menggerakan tuas ke huruf P, maka sistem transmisi akan terkunci dan mobil tidak bergerak.

Biasanya digunakan saat mobil dalam kondisi berhenti total, seperti saat mobil terparkir. Sehingga, mobil Anda tidak akan bergerak secara sengaja, terlebih saat berhenti di jalan yang tidak datar.

2. N (Neutral)

Huruf N merujuk pada posisi mobil netral. Artinya, mesin mobil tetap menyala tetapi tidak ada tenaga yang terdistribusi ke roda.

Anda dapat memosisikan persneling mobil pada posisi N saat ingin berhenti pada waktu singkat. Misal, saat terjebak kemacetan atau mobil akan diderek.

3. D (Drive)

Selanjutnya ada kode huruf D yang berarti drive atau mengemudi. Anda yang ingin menjalankan mobil ke depan, wajib memosisikan tuas persneling pada posisi D.

Nantinya, sistem transmisi akan secara otomatis mengatur perpindahan gigi. Setelah posisi perseneling berubah ke huruf D, Anda hanya perlu mengatur tekanan pada pedal gas tanpa harus mengganti gigi secara manual.

4. R (Reverse)

Huruf R mengacu pada istilah reverse atau mundur. Jika Anda memosisikan perseneling ke huruf R, berarti Anda menggerakkan mobil ke belakang seperti akan parkir mundur.

Anda harus memerhatikan penggunaan posisi tuas R dan boleh dilakukan saat mobil benar-benar berhenti. Selain itu, pastikan juga jika kondisi belakang aman sebelum memundurkan mobil.

5. M (Manual)

Selain transmisi matic, beberapa juga dilengkapi dengan kode huruf M atau manual. Artinya, Anda dapat menggeser transmisi gigi secara manual dengan persneling yang ada pada setir mobil.

Tipe mobil Suzuki yang biasanya menawarkan opsi manual dan matic adalah Suzuki Ertiga, Suzuki XL7, Suzuki Swift, dan Suzuki Baleno.

6. S (Sport)

Persneling mobil matic dengan posisi S artinya sport yang berfungsi jika Anda ingin menjaga gigi mobil tahan lama dan respons pedal gas yang lebih cepat.

Biasanya posisi S diaktifkan saat berkendara di jalan tol yang bebas hambatan. Dan pastikan jika Anda mampu mengendalikan mobil saat dalam posisi kecepatan tinggi.

7. L (Low Gears)

Opsi posisi perseneling L mengacu pada low gears atau gigi rendah. Saat Anda mengaktifkan posisi ini artinya transmisi dikunci ada gigi paling rendah.

Penggunaan posisi L cocok saat Anda berkendara di tanjakan atau turunan curam. Selain itu, saat Anda baru mulai berkendara, sebaiknya dimulai dari posisi persneling L terlebih dahulu.

8. Kode + dan –

Kode + dan – terdapat pada beberapa jenis mobil matic yang mana berguna untuk menaikkan (+) dan menurunkan (-) gigi. Posisinya terdapat di mode manual atau sport.

Walaupun tidak semua mobil matic memiliki kode + dan -. Namun, lebih baik jika Anda mengetahuinya agar lebih paham terkait sistem persneling mobil matic.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....