Tren Berkebun di Rumah Semakin Digemari

  • 13 Mar 2026 13:35 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Berkebun di rumah kini menjadi salah satu hacktivists yang semakin digemari oleh masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya dilakukan oleh mereka yang tinggal di pedesaan, tetapi juga oleh masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas. Banyak orang mulai memanfaatkan halaman rumah, pekarangan kecil, bahkan pot dan polybag untuk menanam berbagai jenis tanaman. Aktivitas berkebun dianggap sebagai cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Berbagai jenis tanaman yang mudah dirawat menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang baru memulai hobi berkebun. Tanaman seperti cabai, tomat, bayam, kangkung, dan berbagai sayuran hijau sering ditanam karena perawatannya relatif sederhana dan masa panennya tidak terlalu lama. Selain itu, beberapa orang juga mulai menanam tanaman obat keluarga seperti jahe, kunyit, dan serai yang dapat digunakan untuk kebutuhan dapur.

Selain memberikan kesenangan tersendiri, berkebun juga membantu masyarakat dalam menghemat pengeluaran rumah tangga. Dengan menanam sendiri berbagai kebutuhan dapur, masyarakat tidak perlu terlalu sering membeli sayuran di pasar. Hasil panen dari kebun rumah dapat langsung dimanfaatkan untuk memasak makanan sehari-hari yang lebih segar dan sehat.

Manfaat berkebun juga dirasakan dari sisi kesehatan dan psikologis. Aktivitas ini dapat membantu mengurangi stres karena seseorang dapat lebih dekat dengan alam. Merawat tanaman, menyiram, hingga melihat tanaman tumbuh dengan baik memberikan rasa kepuasan tersendiri bagi para penghobi berkebun. Tidak sedikit orang yang merasa lebih rileks setelah menghabiskan waktu merawat tanaman di rumah.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kegiatan berkebun, berbagai komunitas berkebun juga mulai bermunculan. Komunitas ini menjadi wadah bagi para penghobi untuk saling berbagi pengalaman, tips perawatan tanaman, hingga cara mengatasi hama. Melalui komunitas tersebut, masyarakat dapat belajar bersama sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama pecinta tanaman.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita