Memanfaatkan Lahan Kosong untuk Budidaya Ubi Kayu

  • 11 Mar 2026 14:13 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Lahan kosong di sekitar pekarangan rumah sering kali dianggap tidak memiliki nilai guna. Padahal, jika dimanfaatkan dengan baik, lahan tersebut dapat menjadi sumber pangan bagi keluarga. Salah satu tanaman yang mudah dibudidayakan di lahan pekarangan adalah ubi kayu atau singkong. Tanaman ini dikenal tahan terhadap berbagai kondisi tanah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.

Ubi kayu merupakan tanaman pangan yang cukup populer di Indonesia. Selain mudah ditanam, tanaman ini juga memiliki nilai gizi yang tinggi karena kaya akan karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi. Tidak hanya umbinya yang bermanfaat, daun ubi kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai sayuran yang kaya vitamin dan sering diolah menjadi berbagai menu masakan tradisional.

Memanfaatkan lahan kosong untuk menanam ubi kayu juga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Dengan menanam sendiri di pekarangan rumah, masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan tanpa harus selalu bergantung pada pasar. Selain itu, hasil panen ubi kayu juga bisa dijual sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.

Perawatan tanaman ubi kayu tergolong sederhana. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak pupuk kimia dan dapat tumbuh dengan baik dengan memanfaatkan unsur hara alami dari tanah. Cukup dengan penyiraman yang cukup serta pembersihan gulma di sekitar tanaman, ubi kayu dapat tumbuh subur hingga masa panen.

Dengan memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya ubi kayu, masyarakat tidak hanya menjadikan pekarangan rumah lebih produktif tetapi juga mendukung pertanian yang ramah lingkungan. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan berkebun juga dapat menjadi aktivitas positif yang mendekatkan masyarakat dengan alam serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Rekomendasi Berita