Pupuk Tanaman dari Kotoran Ayam

  • 11 Mar 2026 13:20 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kotoran ayam atau yang sering disebut tai ayam merupakan salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Bahan ini dikenal memiliki kandungan unsur hara yang cukup tinggi, terutama nitrogen, fosfor, dan kalium yang sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, banyak petani maupun pecinta tanaman memanfaatkan kotoran ayam sebagai bahan dasar pupuk kompos yang ramah lingkungan.

Namun demikian, penggunaan kotoran ayam segar secara langsung pada tanaman sangat tidak disarankan. Hal ini disebabkan karena kandungan amonia di dalamnya masih sangat tinggi sehingga dapat merusak atau bahkan “membakar” akar tanaman. Selain itu, kotoran ayam segar juga berpotensi membawa bakteri maupun bibit penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jika tidak diolah terlebih dahulu.

Untuk mengatasi hal tersebut, proses pengomposan menjadi langkah penting sebelum kotoran ayam digunakan sebagai pupuk. Dalam proses ini, kotoran ayam dicampur dengan bahan organik lain seperti sekam padi, daun kering, atau serbuk gergaji. Campuran tersebut kemudian didiamkan selama beberapa minggu agar mengalami proses fermentasi alami hingga berubah menjadi kompos yang lebih aman dan stabil bagi tanaman.

Setelah melalui proses pengomposan, pupuk dari kotoran ayam akan memiliki tekstur yang lebih halus, tidak berbau menyengat, serta lebih mudah diserap oleh tanah dan tanaman. Pupuk organik ini mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan tanah, serta membantu tanaman tumbuh lebih sehat dan produktif. Penggunaan pupuk organik juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia.

Dengan memanfaatkan kotoran ayam sebagai pupuk kompos, masyarakat tidak hanya dapat mengurangi limbah peternakan tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dan lingkungan. Cara ini menjadi solusi sederhana namun efektif dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan serta meningkatkan produktivitas tanaman secara alami. Oleh karena itu, pengolahan kotoran ayam menjadi pupuk kompos patut terus didorong dan dikembangkan di berbagai daerah. ????

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita