Inilah Tujuh Nada dalam membaca Al-Qur’an

  • 03 Mar 2026 10:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Dalam membaca al-qur’an ada tiga istilah yang umumnya digunakan yaitu tilawah, tadarus, murottal. Tapi inti dari kebenaran bacaan yaitu tajwid.

Tilawah qur’an adalah seni didalam membaca qur’an dengan suara yang indah dengan nada dan irama. Metode ini lebih umum digunakan dalam perlombaan-perlombaan mengaji seperti Pekan Tilawatil Qur’an atau Musabaqah Tilawatil Qur’an.

Tadarus biasa digunakan untuk mengaji bersama-sama, biasa dilakukan oleh dua orang ataupun lebih. Kegiatan ini lebih banyak ditemukan di bulan Ramadan.

Murottal qur’an adalah rekaman yang dilakukan oleh qori. Lantunan ini direkam dan didengarkan menggunakan tempo waktu rekaman.

Dalam perlombaan lebih umumnya menggunakan metode tilawah. Dalam tilawah ada 7 (tujuh) nada yang umumnya digunakan.

  1. Nada Bayyati
    Nada bayyati ini paling umum digunakan dalam setiap perlombaan. Ada 4 tingkatan nada dalam nada ini yaitu nada qarrar atau biasa disebut nada dasar, nada nawa atau nada menengah, nada jawab yaitu nada tinggi, jawabul jawab atau nada tertinggi.
  2. Nada Shoba
    Shoba identiknya dengan nada sedih atau menyentuh jiwa. Nada ini biasanya dapat menggerakkan hati pendengarnya untuk merenung seakan ada panggilan jiwa yang menarik hati.
  3. Nada Hijaz
    Tingkatan nadanya ada tiga yaitu naik, datar, turun. Nada ini biasa dikenal sebagai irama yang tegas dan bersemangat.
  4. Nada Nahawand
    Nada yang berasal dari Persia ini memiliki gaya sedih, tegas dan gembira. Nada yang bersifat dinamis ini menggambarkan optimisme dan keindahan hidup.
  5. Nada Rost
    Nada ini memiliki dua pola yaitu datar dan naik. Irama yang digunakan dalam membaca al-qur’an memiliki karakter yang ringan dan cepat.
  6. Nada Sikah
    Nada ini cukup popular karena memiliki Kesan penuh kelembutan. Nada ini banyak digunakan dalam pembacaan sholawat ataupun dalam murottal qur’an.
  7. Nada Jiharka
    Kunci nada ini yang pertama datar, yang kedua naik, yang ketiga turun. Irama yang ringan dan menyenangkan ini menggambarkan kegembiraan dan rasa syukur.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....