Pengertian Kitab Zabur dalam Islam

  • 28 Feb 2026 18:30 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bintuhan - Dalam ajaran Islam, Zabur adalah salah satu kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Dawud AS. Kitab ini termasuk dalam empat kitab samawi yang wajib diimani oleh setiap Muslim. Allah SWT menyebutkan Zabur secara langsung dalam Al-Qur’an sebagai wahyu yang diberikan kepada Nabi Dawud. Keimanan terhadap kitab ini merupakan bagian dari rukun iman, yaitu iman kepada kitab-kitab Allah. Zabur Diturunkan kepada Nabi Dawud Kitab Zabur diturunkan kepada Dawud sebagai pedoman bagi Bani Israil pada masanya.

Nabi Dawud dikenal sebagai raja sekaligus nabi yang memiliki suara merdu ketika membaca wahyu Allah. Dalam Islam, Zabur berisi pujian, doa, nasihat, dan dzikir kepada Allah SWT.

Berbeda dengan Taurat yang memuat hukum-hukum syariat, Zabur lebih menekankan aspek spiritual dan penguatan iman. Nama Zabur disebut dalam Al-Qur'an, salah satunya pada Surah An-Nisa ayat 163.

Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah telah memberikan Zabur kepada Nabi Dawud sebagai wahyu. Selain itu, dalam Surah Al-Isra ayat 55 juga ditegaskan bahwa Dawud diberi kelebihan berupa Zabur, hal ini menunjukkan kedudukan penting kitab tersebut dalam sejarah kenabian.

Perbedaan Zabur dan Mazmur

Sebagian ulama menyebut bahwa Zabur identik dengan Mazmur yang terdapat dalam tradisi Yahudi dan Kristen. Namun dalam keyakinan Islam, Zabur yang asli adalah wahyu Allah yang murni, meskipun diyakini telah mengalami perubahan dalam perjalanan sejarah.

Islam mengajarkan bahwa kitab-kitab sebelum Al-Qur’an mengalami tahrif (perubahan), baik dari segi lafaz maupun makna. Karena itu, Al-Qur’an hadir sebagai penyempurna dan penjaga kebenaran wahyu sebelumnya.

Hikmah Beriman kepada Zabur mengajarkan umat Islam untuk menghormati seluruh nabi dan kitab yang diturunkan Allah. Hal ini menumbuhkan sikap toleransi dan pengakuan terhadap sejarah panjang risalah kenabian.

Selain itu, kisah Nabi Dawud dan kitab Zabur memberi pelajaran tentang pentingnya memperbanyak pujian dan dzikir kepada Allah SWT. Spiritualitas yang kuat menjadi pondasi utama dalam membangun kehidupan yang beriman dan bertakwa.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....