Budidaya Pisang di Musim Kemarau, Tantangan dan Strategi agar Tetap Produktif
- 28 Feb 2026 07:45 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Budidaya pisang pada musim kemarau menjadi tantangan tersendiri bagi para petani. Minimnya curah hujan dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, terutama pada fase pembentukan buah. Pisang dikenal sebagai tanaman yang membutuhkan pasokan air cukup untuk menghasilkan tandan yang besar dan berkualitas.
Pada musim kemarau, masalah utama yang sering muncul adalah kekeringan tanah. Kondisi ini dapat menyebabkan daun menguning, pertumbuhan terhambat, bahkan gagal berbuah. Oleh karena itu, sistem pengairan menjadi faktor penting dalam menjaga kelembapan tanah. Penggunaan irigasi tetes atau penyiraman rutin sangat dianjurkan untuk mempertahankan suplai air.
Selain pengairan, petani juga disarankan menggunakan teknik mulsa. Penutupan permukaan tanah dengan jerami atau daun kering mampu mengurangi penguapan air dan menjaga suhu tanah tetap stabil. Cara ini terbukti efektif membantu tanaman bertahan di tengah cuaca panas.
Pemupukan juga perlu diperhatikan selama musim kemarau. Pemberian pupuk organik dan tambahan unsur kalium dapat memperkuat daya tahan tanaman serta meningkatkan kualitas buah. Pemangkasan daun kering pun penting dilakukan agar nutrisi lebih fokus pada pertumbuhan buah.
Dengan pengelolaan air yang baik dan perawatan rutin, budidaya pisang tetap dapat memberikan hasil optimal meskipun di musim kemarau. Strategi yang tepat akan membantu petani menjaga produktivitas serta kualitas panen sepanjang tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....