Bijak Menggunakan Media Sosial di Era Digital Terutama saat Ramadhan

  • 26 Feb 2026 23:18 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di era digital, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Saat Ramadan, intensitas penggunaannya cenderung meningkat karena banyak orang memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi keagamaan, hiburan ringan, hingga berbagi momen kebersamaan selama menjalankan ibadah puasa.

Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berdampak pada kualitas ibadah dan kesehatan mental. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Social and Clinical Psychology oleh peneliti yang berada di bawah naungan American Psychological Association menyebutkan bahwa pembatasan penggunaan media sosial terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis, sehingga relevan diterapkan terutama pada bulan Ramadan ketika ketenangan batin sangat dibutuhkan.

Bijak menggunakan media sosial saat Ramadan dapat dimulai dengan mengatur waktu pemakaian secara sadar dan terencana. Membatasi akses gawai di waktu-waktu utama seperti sahur, berbuka puasa, dan setelah salat dapat membantu seseorang lebih fokus pada ibadah dan interaksi langsung dengan keluarga.

Selain pengaturan waktu, pemilihan konten yang dikonsumsi juga memiliki peran penting. Mengikuti akun yang menyajikan kajian keislaman, motivasi kebaikan, serta informasi edukatif dapat memberikan pengaruh positif dan memperkuat semangat menjalani ibadah puasa.

Sebaliknya, konten yang bersifat provokatif, penuh perdebatan, atau mengandung informasi yang belum jelas kebenarannya sebaiknya dihindari. Konten semacam ini tidak hanya memicu emosi negatif, tetapi juga berpotensi mengurangi nilai kesabaran dan pengendalian diri yang menjadi esensi Ramadan.

Ramadan juga menjadi momentum yang tepat untuk lebih bijak dalam berbagi informasi di media sosial. Menyaring kebenaran berita sebelum membagikannya merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus etika digital yang penting di tengah derasnya arus informasi.

Dengan penggunaan media sosial yang terkontrol, sadar, dan bernilai manfaat, Ramadan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan bermakna. Keseimbangan antara aktivitas digital dan ibadah akan membantu umat menjalani bulan suci ini dengan ketenangan, produktivitas, serta peningkatan kualitas spiritual.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....